Selasa, 16 Oktober 2018
Limit News > Bekasi > DPD PSI Kota Bekasi Kutuk Keras Serangan Bom di Surabaya
Posted By: limitnews, 6:10 am, Mei 13, 2018

DPD PSI Kota Bekasi Kutuk Keras Serangan Bom di Surabaya

Share

limitnews.net

Ketua DPD PSI Kota Bekasi, Tanti Herawati dan Ketua Bappilu Rachmat Adhie bersama Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) PSI Kota Bekasi dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kecamatan Bekasi Utara, di Aula Apartemen Mutiara, Sabtu (12/5/2018) sore WIB. Foto Oloan Siahaan

BEKASI – Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat mengutuk keras peristiwa serangan bom pada tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

“Innalillahi wa innalillahi raziun, sungguh Allah akan melaknat perbuatan-perbuatan manusia yang berhati iblis, duka mendalam untuk rakyat Indonesia atas terjadinya ledakan bom di gereja Surabaya,” kata Ketua DPD PSI Kota Bekasi, Tanti Herawati kepada limitnews.net, Minggu (13/5/2018).

Menurut Hera, sapaan sehari-hari Tanti Herawati, pelaku bersama kelompok dan jaringannya sudah tidak layak hidup di Negara Indonesia dan di dunia, karena tidak ada satu ajaran agama manapun yang mengajarkan atau membenarkan perbuatan biadab tersebut.

“Jadi, kami PSI Kota Bekasi khususnya saya pribadi sangat mengutuk keras manusia biadab seperti mereka tidak pantas ada di dunia ini, semoga perbuatan mereka dibalas oleh Allah SWT dengan setimpal,” ujar Hera.

Tak lupa, Hera mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan korban dari kekejaman terorisme di Surabaya.

“Mari kita panjatkan doa untuk mereka para korban dari kekejaman teroris, semoga amal ibadah mereka diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran serta diberi kebahagiaan berkali-kali lipat dari kesedihan yang mereka rasakan saat ini,” kata Hera.

Sembilan Tewas

Sementara itu, Polda Jawa Timur menyatakan, dari perkembangan sementara ada sembilan orang yang tewas dan 40 orang luka-luka akibat serangan bom di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

“Tambah satu lagi meninggal di RSUD dr Soetomo. Kemudian akan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di lokasi kejadian.

Barung menyatakan, jumlah korban itu masih terus berkembang sesuai identifikasi. Pasalnya, masih ada jenazah yang belum diangkut karena kepentingan identifikasi.

“40 luka yang berada di RS. Anggota polisi dirawat di RSUD dr Soetomo. Polisi duka cita sedalam dalamnya,” ujar dia.

Atas kejadian ini, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah perjalanan dan akan ke Surabaya untuk menyampaikan pernyataan resmi di Mapolda Jatim.

“Saya mohon ke media apabila menemukan foto-foto tolong jangan dibagikan hal-hal yang masih ada di tempat kejadian perkara (TKP),” kata dia. (Olo)

Share
Bagikan:
Share

Berita Terkait lainya

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Berikan komentar

Notifikasi

wpDiscuz