Senin, 24 Juni 2019

limitnews.net

Limit News > Bekasi > Ikuti Jejak, Oloan Siahaan Coba Tandingi Karier Bapaknya Ungkap Siahaan (Selesai)
Posted By: limitnews, 7:17 PM, 3 April 2019

Ikuti Jejak, Oloan Siahaan Coba Tandingi Karier Bapaknya Ungkap Siahaan (Selesai)

Share

limitnews.net

Wisuda Oloan Surung Siahaan yang dihadiri kedua orangtuanya Ungkap Siahaan/Tiamar boru Sibarani. Foto Istimewa

BEKASI – Selain belum bisa menandingi kariernya Bapaknya di dunia Jurnalis, Calon Anggota DPRD Kota Bekasi Daerah Pemilihan Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Oloan Surung Siahaan tampaknya semakin sulit saja menandingi karier Bapaknya di dunia Politik.

Pasalnya, Bapaknya Ungkap Siahaan selain Wartawan SIB milik GM Panggabean, Bapaknya ternyata sejak tahun 1977 sudah menjabat Sekretaris DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Kabupaten Asahan dan dua periode sebagai Anggota DPRD Kabupaten Asahan.  

“Di politik itu semakin berat menandingi karier bapak saya dibandingkan di dunia Jurnalis karena Beliau tercatat dua periode sebagai anggota DPRD Kabupaten Asahan periode 1987-1992 dan 1992-1997,” kata Oloan Siahaan saat diwawancarai limitnews.net di kediamannya di Jalan Nusantara No:16, Kp Bulak Perwira, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (3/4/2019) pagi.

Bahkan kata Oloan, seharusnya Bapaknya pada Pemilu 1982 sudah duduk sebagai anggota Dewan tapi karena idealis jiwa Bapaknya justru membuat tertunda.

“Karena suatu pemberitaan di SIB yang ditulis Bapak saya tentang dugaan Bupati Asahan saat itu Zulfiman Siregar mencaplok tanah masyarakat hingga rumah kami diobrak-abrik oleh salah satu Ormas Kepemudaan (OKP) dan berimbas kepada penentuan nomor urut. Saat itu diduga atas campur tangan Bupati, Bapak saya dari nomor urut 2 menjadi nomor urut 5 dan pada Pemilu 1982 dari PDI nomor urut 1 sampai 4 yang duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Asahan,” ujar pria kelahiran Pematang Siantar, pada 14 Juli 1974 ini.

BERITA TERKAIT: Ikuti Jejak, Oloan Siahaan Belum Bisa Tandingi Karier Bapaknya Ungkap Siahaan (1)

Namun kata Oloan, yang paling diingatnya pasca reformasi tahun 1997 dan pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) begitu banyaknya anggota Dewan yang dipenjarakan oleh KPK.

“Pasca reformasi dan saya salah satu pelaku reformasi karena saya wisuda tahun 1999. Saat itu hampir di seluruh Indonesia begitu banyak anggota dewan yang masuk sel oleh KPK, karena kejujuran Bapak saya, jangan diperiksa nama Bapak saya saja tidak pernah disebut KPK dan Bapak saya salah satu dari sekian orang yang tidak dipenjarakan oleh KPK,” kata Oloan.

Saat ditanya limitnews.net bagaimana tanggapannya Bapaknya ketika mengetahui anaknya terjun ke politik dan memilih Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Oloan mengatakan awalnya Bapaknya tidak mengetahui PSI.

“Waktu saya sebagai Ketua DPC PSI Bekasi Utara empat tahun lalu, Bapak saya sama sekali tidak mengetahui PSI. Tapi setelah itu setiap saya telepon, Bapak saya sudah langsung tahu PSI, saya bahkan tahu kantor DPD PSI Kabupaten Asahan berada di Gambir Baru dari Bapak saya, kami sering teleponan berjam-jam soal politik,” kata Oloan sembari tertawa.

Kata Oloan, keluarga besar Bapaknya di Kisaran, Kabupaten Asahan saat ini sangat mendukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Bahkan kemarin nama Caleg DPR RI dari PSI Dara Adinda Kesuma Nasution sudah saya titip ke Bapak saya,” kata Oloan yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PSI Kota Bekasi.

Meski sulit, kata Oloan tetap optimistis bisa menandingi karier Bapaknya baik di Jurnalis maupun di Politik. (Vid)

Share
Bagikan:
Share

Berita Terkait lainya

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Berikan komentar

Notifikasi

wpDiscuz