Jumat, 21 September 2018
Limit News > Bekasi > Minta Dukungan, Calon Wali Kota Bekasi Temui Rizieq Shihab
Posted By: limitnews, 4:57 pm, Maret 26, 2018

Minta Dukungan, Calon Wali Kota Bekasi Temui Rizieq Shihab

Share

limitnews.net

Nur Supriyanto dan Rizieq Shihab. Foto Ist

BEKASI – Calon Wali Kota Bekasi Nur Supriyanto menemui pimpinan sekaligus pendiri Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Arab Saudi untuk meminta dukungan maju di Pilkada 2018.

“Saya bertemu langsung dengan beliau (Rizieq shihab) waktu saya umroh pada 5-6 Maret 2018 dan beliau menitipkan suara umat Islam di Kota Bekasi kepada kami (Nur Supriyanto-Adhy Firdaus),” kata Nur di Bekasi, Senin (26/3/2018).

Menurutnya, dalam pertemuannya di sebuah ruang tamu itu, Rizieq berpesan kepada dirinya untuk membawa Islam sebagai agama yang mengajarkan kebaikan kepada seluruh umat.

“Habib Rizieq mengamanatkan kepada saya untuk mengikhlaskan niat mencari ridho Allah dan menjaga Islam dan umat Islam di Kota Bekasi serta menunjukan Islam yang rahmatan lil alamin sehingga semua terayomi dan terlindungi,” ujar Nur.

Pesan tersebut, kemudian direkam oleh timnya dalam bentuk video dan diunggah di Youtube dengan judul “Gak Nyangka, ini Pesan Habib Rizieq Ke Nur Supriyanto dan Warga Kota Bekasi” berdurasi 1 menit lebih. Bahkan saat ini telah ditonton oleh lebih dari 12.000 penonton.

Dia sama sekali tidak mengetahui pendukungnya di Kota Bekasi menyebarluaskan tayangan dukungan Rizieq tersebut dalam bentuk alat peraga kampanye spanduk. Spanduk berukuran 4×6 meter per segi yang terpasang di sejumlah kawasan di Kota Bekasi memuat gambar Nur yang tengah bersalaman akrab dengan Rizieq.

Pada bagian bawah foto tertulis, “Saya Titipkan Warga muslim Bekasi Kepada Nur Supriyanto-Habib Rizieq Shihab”.

Spanduk tersebut lantas menjadi viral di tengah pro/kontra sosok Rizieq Shihab di Kota Bekasi.

“Itu adalah upaya dukungan yang dilakukan oleh loyalis Rizieq Shihab di Kota Bekasi, kebetulan banyak yang lihat, jadi pas lihat video dan gambar-gambarnya, banyak simpatisan yang berkeinginan menyebarluaskannya di Kota Bekasi. Ini situasi yang alami saja sebenarnya,” kata dia.

Nur mengaku tidak khawatir dengan penilaian masyarakat yang kontra terhadap sosok Rizieq di tengah kasus hukum yang kini menjeratnya.

“Kota Bekasi merupakan kota religius, yang berangkat dari sejarah perjuangan Islam KH Noer Alie dalam merebut kemerdekaan. Saya rasa tidak masalah, saya punya prinsip religius itu bukan milik satu agama. Namun saya ingin menjadikan Islam sebagai rahmatan lil alimain,” katanya.

Menurut dia, kemunculan gambar Rizieq di Kota Bekasi itu harus dipandang secara netral sebagai bentuk dukungan.

“Sama saja calon lain, yang memajang gambar Susilo Bambang Yudhoyono di belakangnya, ada juga yang memasang Agus Yudhoyono dan lainnya,” katanya.

Nur mengaku optimistis memperoleh dukungan suara dari para alumni 212 DKI Jakarta pada Pilkada Kota Bekasi 2018. “Saya melihat Rizieq adalah pimpinan FPI. 100 persen anggota FPI merupakan alumni 212,” katanya. (Red)

Share
Bagikan:
Share

Berita Terkait lainya

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Berikan komentar

Notifikasi

wpDiscuz