Rabu, 19 Desember 2018
Limit News > Jakarta > Hakim Hanya Vonis Terdakwa Akiong 9 Bulan Penjara
Posted By: limitnews, 3:42 am, November 29, 2018

Hakim Hanya Vonis Terdakwa Akiong 9 Bulan Penjara

Share

limitnews.net

Terdakwa Jiang Huaquang alias Akiong saat mendengarkan vonis. Foto Thomson

JAKARTA – Terdakwa Jiang Huaquang alias Akiong di jatuhi hukuman 9 bulan pidana penjara serta membayar ongkos perkara Rp 5 ribu dipotong selama dalam tahanan, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jl. Bungur Raya,  Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Ketua Majelis Hakim Siti Badriah, SH, MH menjatuhkan putusan 9 bulan itu karena terdakwa Jiang Huaquang alias Akiong telah terbukti secarah sah dan meyakinkan bersalah menurut hukum sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan Jaksa  Penuntut Umum (JPU) melanggar Pasal 170 KUHP, telah melakukan pemukulan/pengeroyokan bersama-sama dengan Roger Miles dan Jojo terhadap korban Rudi Salim di Ruang VIV, Clasic Hotel, Pasar Baru, Jakarta pusat, saat berlangsung Rapat Umum Pemegang Saham-luarbiasa (RUPS-L) PT CSI, 21 September 2016.

Sayangnya, majelis hakim tidak memasukkan residivis terdakwa Akiong dalam pertimbangan yang memberatkan. Padahal, JPU sudah menyerahkan salinan putusan atas nama terpidana Jiang Huaquang alias Akiong pada saat peridangan pemeriksaan terdakwa sebagai bukti bahwa terdakwa baru bebas dari lembaga pemasyarakat pada bulan Februari tahun 2018.

Pada amar putusannya majelis menyebutkan bahwa majelis tidak sependapat dengan JPU yang menjatuhkan tuntutan 18 bulan pidana penjara, sebab terdakwa utama (Roger Miles) hanya dituntut 7 bulan pidana penjara.

“Majelis tidak sependapat dengan jaksa yang menjatuhkan tuntutan 18 bulan. Mengingat tedakwa lainnya hanya dituntut 7 bulan. Oleh karena itu majelis menjatuhkan putusan 9 bulan penjara,” kata majelis dalam amar putusannya.

Sebelumnya JPU  Hartawan SH dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menjatuhkan tuntutan 1  tahun dan 6 bulan atau 18 bulan pidana kurungan penjara, karena terdakwa tidak mengakui perbuatannya, keterangannya berubah-ubah, tidak pernah minta maaf dan terdakwa Akiong seorang residivis.

Sementara pelaku utama yang disebutkan majelis yakni Roger Miles di tuntut 7 bulan pidana penjara karena menurut JPU Roger Miles mengakui terus terang perbuatannya, sudah minta maaf kepada korban Rudi Salim dan keluarganya dan bahkan sudah mengadakan perdamaian dengan korban.

“Mengapa saudara masih dihukum kalau sudah berdamai dengan korban?” tanya Hakim Siti Badriah kepada Roger Miles saat dia dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Akiong.

Roger miles menjawab: “Saya menerima saja bu hakim, saya ngaku bersalah. Sebenarnya waktu itu korban tidak menuntut saya lagi, tapi karena penyidikan sudah dilakukan makanya kita terimah saja proses hukum berjalan. Karena perdamaian itulah saya dapat keringanan dari jaksa dan hakim,” ujar Roger. 

Atas putusan 9 bulan tersebut JPU menyatakan pikir-pikir.

“Terdakwa sudah sepantasnya mendapatkan hukumman 18 bulan. Sayangnya hakim memutus sangat ringan dari tumtutan kita. Pertimbangan kita menjatuhkan tuntutan 18 bulan itu sudah cukup adil, sebab selain tedakwa berbelit belit juga seorang residivis. Namun majelis tidak memasukkan residivis sebagai salah satu pertimbangan memberatkan bagi terdakwa. Tambahan Hukuman untuk seorang residivis jelas diatur dalam KUHAP,” ujar Hartawan, SH menyayangkan putusan hakim itu. (Thom)

Share
Bagikan:
Share

Berita Terkait lainya

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Berikan komentar

Notifikasi

wpDiscuz