Senin, 24 Juni 2019

limitnews.net

Limit News > Jakarta > JPU Perlihatkan Video Pengeroyokan, Hakim Tunda Putusan
Posted By: limitnews, 4:25 AM, 16 Mei 2019

JPU Perlihatkan Video Pengeroyokan, Hakim Tunda Putusan

Share

limitnews.net

Jaksa saat memperlihatkan pengeroyokan kepada Majeli Hakim. Foto Tomson

JAKARTA – Sidang perkara pengeroyokan terhadap keluarga wartawan Herman Yusuf kembali di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Rabu (15/5/2019) dengan agenda pembacaan putusan. Namun pembacaan putusan itu harus ditunda karena JPU mengahadirkan video peristiwa pengeroyokan kerpersidangan.

“Majelis hakim harus menunda pembacaan putusan hari ini. Kami mau pelajari dan ingin pastikan video penyerangan rumah dan penganiayaan terhadap keluarga wartawan Herman Yusuf sebelum menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa,” ucap Ketua Majelis Hakim Indri Murtini SH MH setelah menyaksikan video penyerangan.

Dalam persidangan Penasehat hukum terdakwa Suseno Halim keberatan atas pemutaran video dalam flashdisk yang telah di jadikan sebagai barang bukti.

‘Karena pemeriksaan saksi dan pemeriksaan terdakwa sudah ditutup, oleh karena itu majelis, kami keberatan. Kami sebagai penasehat hukum terdakwa memohon agar pembacaan putusan dilaksanakan hari ini,” ujar salah satu penasehat hukum terdakwa.

“Kami merasa tidak pas menjatuhkan hukuman jika tidak melihat apa sebenarnya yang terjadi. Dan untuk membuka Kembali persidangan pemeriksaan bukti berdasarkan Pasal 182 KUHP. Jadi, jika kami tidak melaksanakan aturan hukum kami bisa disalahkan. Untuk itu sidang pembacaan putusan kita agendakan besok. Tolong dipercepat hadir,“ kata Hakim Indri Murtini.

Tidak ingin kalah strategi Penasihat hukum terdakwa maupun Soeseno Halim menawarkan bukti tambahan lain. Namun bukti itu tidak berkaitan dengan perkara yang sedang diperiksa. “Wah itu terkait perkara perdata, majelis ini fokus pada perkara pidana ini saja,” Kata Hakim Indri.

Tampaknya keluarga maupun orang orang yang diduga bayaran tersebut sengaja di seting untuk membuat gaduh di dalam ruang sidang maupun diluar ruang sidang untuk mempengaruhi jalanya persidangan. Bahkan sebelum sidang di mulai tampak ada keributan diluar ruang sidang yang di lakukan oleh keluarga terdakwa Suseno Halim.

“Kami majelis hakim juga merasa terintimidasi dengan ulah pelaku yang pemfoto-foto dan memvideokan. Kami merasa terganggung dan tidak bisa konsentrasi mendalami perkara yang tengah kami sidangkan,“ ujar Oloan Harianja kepada awak media usai sidang. (Olo)

Share
Bagikan:
Share

Berita Terkait lainya

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Berikan komentar

Notifikasi

wpDiscuz