Sabtu, 20 Juli 2019

limitnews.net

Limit News > Jakarta > Lakukan Penggelapan Rp 300 Juta, Terdakwa Farida Hanya Divonis 4 Bulan Penjara
Posted By: limitnews, 4:50 PM, 20 Juni 2019

Lakukan Penggelapan Rp 300 Juta, Terdakwa Farida Hanya Divonis 4 Bulan Penjara

Share

limitnews.net

Terdakwa Lao Lani Farida saat menjalani proses persidangan. Foto Istimewa

JAKARTA – Ketua Majelis Hakim Jotje Sampaleng SH menjatuhkan putusan 4 bulan pidana penjara dan dikurangkan seluruhnya selama terdakwa ditahan terhadap terdakwa Lao Lani Farida di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).

Putusan itu dijatuhkan karena terdakwa Farida telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 KUHP, karena telah merugikan saksi Suwito Muliadi Rp 300 juta.

Kejadian itu berawal terdakwa Lao Lani Farida meminjam Rp 550 juta terhadap saksi Suwito Muliadi dan dibayar dengan cek Bank Mandiri senilai Rp 500 juta dan yang Rp 50 juta akan dibayar dengan uang kontan.

Setelah cek itu dicairkan ke bank, ternyata  ditolak dengan alasan bahwa cek tersebut sudah kadaluarsa.

Ketika dikonfirmasi kepada terdakwa bahwa cek itu tidak dapat dicairkan, terdakwa tidak menanggapi. Sehingga melalui kuasa hukumnya saksi Suwito Muliadi melayangkan surat somasi sampai dua kali, dan surat itu diterima oleh terdakwa, tetapi tidak ditanggapi juga.

Kemudian terdakwa dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Setelah diperiksa oleh penyidik Polda, Terdakwa minta berdamai dan berjanji akan membayar utangnya.

Dihadapan penyidik terdakwa memberikan uang Rp 250 juta sebagai uang pertama pembayaran kepada saksi Suwito Muliadi dan terdakwa membuat perjanjian bahwa kekurang yang Rp 300 juta lagi akan dibayarkan kemudian.

Tetapi setelah limit waktu perjanjian pembayaran kekurangan Rp 300 juta, lewat, terdakwa Lao Lani Farida tidak juga membayar, maka laporan polisi dibuka lagi oleh penyidik dan berkasnya dilanjutkan lagi. Dan uang Rp 250 juta yang telah sempat diberikan terdakwa kepada saksi Suwito Muliadi, disita polisi dijadikan barang bukti.

Sebelum menjatuhkan putusan, majelis terlebih dahulu membacakan hal-hal yang memberatkan dan yang meringankan. Hal yang memberatkan adalah Terdakwa telah merugikan saksi Suwito Muliadi Rp 300 juta. Hal-hal yang meringankan ialah terdakwa sopan dipersidangan dan sudah tua.

Menurut Majelis Hakim Jotje Sampaleng, putusan 4 bulan penjara itu dijatuhkan setelah mempertimbangkan keterangan saksi Suwito Muliadi dan 5 orang saksi lainnya yang menunjukan bahwa perbuatan terdakwa Lao Lina Farida telah memenuhi unsur dakwaan alternatif kedua Pasal 372 KUHP, karena adanya etikat tidak baik dan tidak mengembalikan pinjaman Rp 300 juta dari uang pinjaman Rp 550 juta. Dan menyatakan uang Rp 250 juta dikembalikan kepada saksi Suwito Muliadi.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Erma dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara  menjatuhkan Tuntutan 6 bulan pidana penjara terhadap terdakwa Farida karena telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penggelapan uang Suwito Muliadi sebesar Rp 300 juta.

Atas putusan itu, penasehat hukum terdakwa menyatakan banding. Menurutnya, kliennya seharusnya dibebaskan dari dakwaan pidana, sebab kasus ini adalah kasus perdata.

“Kita bandinglah! Inikan miskomunikasi. Somasi itu tidak pernah diterima klien kami. Kita tidak tahu somasi itu dikirim ke alamat siapa,” ucap penasehat hukum terdakwa. (Thom)

 

Share
Bagikan:
Share

Berita Terkait lainya

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Berikan komentar

Notifikasi

wpDiscuz