Selasa, 25 Juni 2019

limitnews.net

Limit News > Jakarta > PENA 98 Apresiasi Pemerintahan Jokowi Atas Freeport
Posted By: limitnews, 3:56 PM, 25 Desember 2018

PENA 98 Apresiasi Pemerintahan Jokowi Atas Freeport

Share

limitnews.net

Ilustrasi. Foto Ist

JAKARTA – Jaringan Perhimpunan Nasional Aktivis (PENA) 98 memasang sejumlah spanduk ucapan terima kasih Jokowi di sejumlah jalan protokol di Indonesia, sebagai apresiasi atas keberhasilan pemerintah mengambil alih saham mayoritas PT Freeport Indonesia.

“Spanduk itu merupakan bentuk apresiasi kita atas perjuangan pemerintah mewujudkan keinginan rakyat Indonesia untuk bisa menguasai perusahaan tambang yang sudah puluhan tahun bebas mengeruk kekayaan alam di negeri ini tanpa kompensasi yang pantas,” kata Sekjend PENA 98, Adian Napitupulu melalui siaran pers yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (25/12/2018).

Adian mengatakan, spanduk berukuran 4×1 meter tersebut bertuliskan Terima Kasih Pak Jokowi Telah Mengambil Alih Freeport Menjadi Milik Indonesia. Spanduk itu dipasang di sejumlah titik di 23 Provinsi seperti Jakarta, Jawa Barat, Banten, Aceh dan lainnya.

Sementara itu, Presidium PENA 98 Provinsi Banten Muhamad Sofyan mengatakan, keberhasilan pemerintah menguasai 51 persen saham Freeport merupakan bukti kinerja dan kiprah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

“Aksi ini sebagai ucapan terima kasih kepada Pak Jokowi yang juga merupakan anggota kehormatan PENA 98. Ini bentuk penghargaan kami kepada beliau telah berhasil mengambil alih Freeport menjadi milik bangsa Indonesia,” kata Sofyan.

Sofyan menekankan nasionalisasi asset tambang dan migas merupakan program perjuangan PENA 98 yang pernah bersama didiskusikan bersama Jokowi. Sofyan menegaskan pemasangan spanduk itu tidak ada kaitannya dengan Pilpres, meskipun saat ini Jokowi maju sebagai petahana.

“Tidak ada kaitan dengan Pilpres, ini murni ucapan terima kasih PENA 98 yang mayoritas kaum milenial terhadap jasa dan integritas Pak Jokowi atas bangsa ini,” ujar dia.

Saat disinggung soal adanya pernyataan nyinyir yang mempertanyakan mengapa pemerintah harus membeli saham Freeport untuk menguasai kepemilikan mayoritasnya, Sofyan menekankan bahwa dulu pemerintahan Orde Baru yang menjualnya kepada pihak asing.

Kalau sekarang dipertanyakan kenapa harus beli, lalu kenapa dulu harus dijual kalau itu aset bangsa, tegasnya. Sofyan mengatakan pengambilalihan saham Freeport menjadi milik bangsa Indonesia adalah prestasi yang sangat membanggakan karena tidak mudah dilakukan.

“Baru pemerintahan pak Jokowi yang sukses dan berhasil melakukannya,” kata dia. (Olo)

Share
Bagikan:
Share

Berita Terkait lainya

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Berikan komentar

Notifikasi

wpDiscuz