Rabu, 19 Desember 2018
Limit News > Jakarta > Saksi Erika Beri Keterangan Berbeda di BAP dan di Persidangan
Posted By: limitnews, 4:52 am, November 14, 2018

Saksi Erika Beri Keterangan Berbeda di BAP dan di Persidangan

Share

limitnews.net

Saksi Erika Widiyanti saat menghadiri persidangan untuk didengarkan kesaksiannya. Foto Thomson

JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hartawan, SH dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menghadirkan saksi Erika Widiyanti yang merupakan Dirut PT Central Steel Indonesia (CSI) selaku pengundang RUPS pada saat terjadinya pengeroyokan terhadap Rudi Salim pada 21 Nopember 2016,  di Clascis Hotel, Jakarta Pusat.

Erika dihadirkan untuk didengarkan keterangannya kepada terdakwa Jing Quahuang alias Akiong yang didakwa Pasal 170 KUHP, karena telah melakukan pengeroyokan kepada korban Rudi Salim, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jl. Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

Baca Juga: Saksi Solahudin Dalimunthe Sebut Terdakwa Akiong Memukul Korban

Erika Widiyanti hadir dengan menggunakan pakaian rompi tahanan narapidana korupsi itu, dihadapan persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Diah Siti Badriah, didampingi Hakim anggota Duta Baskara, mengatakan RUPS itu diadakan dengan maksud untuk menjual Power Bank (Genset). Penjualan genset itu dilakukan untuk menutupi hutang PT CSI sebesar Rp 15 miliar ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

“Apakah saudara saksi mengenal Roger Miles?,” tanya hakim; yang dijawab: tidak. “Lalu siapa yang memperkenalkan Roger Miles kepada anda,” yang dijawab: Akiong.

“Untuk apa Roger Miles hadir dalam RUPS?,” tanya hakim, yang dijawab: mewakili bosnya yang akan membeli genset.

“Apakah saksi kenal dengan bosnya Roger Miles?,” tanya hakim, yang dijawab: tidak kenal.

“Bagaimana anda percaya dengan Roger padahal saksi tidak kenal dengan Bosnya?,” tanya hakim, yang dijawab: informasinya dari Akiong.

“Lalu apa yang dibicarakan sehingga Roger memukulan Rudi salim?,” tanya hakim, yang dijawab: Rudi Salim tidak setuju penjualan genset.

“Apakah saksi melihat Akiong memukul Rudi Salim?,”tanya hakim, yang dijawab, tidak.

“Saya tidak melihat Akiong memukul maupun menyentuh Rudi Salim. Saya selalu memegangi Akiong supaya tidak mendekati Rudi Salim. Tetapi kalau Roger Miles memukul Rudi Salim itu jelas saya lihat,” ucap Erika.

Baca Juga: Akiong Disebut Tidak Tercatat Dalam Daftar Hadir RUPS PT CSI

Oleh karena itu JPU mengatakan Erika tidak jujur dalam memberikan keterangan dipersidangan.

“Saudara saksi, yang mana keterangan saudara yang benar. Pada BAP keterangan saudara berbeda dengan yang anda katakan dipersidangan ini,” kata Hartawan, bertanya.

“Apakah terdakwa ini pernah dihukum? Dan karena apa terdakwa Akiong dihukum?,” tanya majelis hakim, yang dijawab: Akiong tidak punya hutang kepada Rudi Salim, tetapi justru Rudi Salim yang punya hutang Rp 5 miliar kepada Akiong,” jawab Erika.

Menanggapi perkataan saksi Erika itu hakim berkata: “Itu urusan hakim yang menyidangkan yang menilai. Bukan anda! Yang harus saksi jawab dan katakan adalah pertanyaan dari kami,” ujar hakim.

Jiang Quahuang alias Akiong dijatuhi hukum 10 bulan pidana penjara karena telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan Rp 1,4 miliar uang Rudi Salim pembelian baru marmer. Vonis 10 bulan itu dijatuhkan oleh majelis hakim  PN Jakarta Utara, (3/8/2018).

Sebelumnya Hartawan memohon kepada hakim agar tidak menyumpah saksi Erika  dalam memberikan keterangan. Hal itu disampaikannya karena Erika adalah mertua dari terdakwa Akiong.

Kemudian majelis hakim bertanya: “Saudara saksi menggunakan rompi tahanan, dalam kasus apa saudara ditahan? Tanya hakim, yang dijawab: saya tidak bersalah, nama saya disalah gunakan orang.

“Dalam hal apa saudara didakwa?,” tanya hakim; saksi Erika tidak menjawab.

Erika Widiyanti dijatuhi hukuman 4 tahun pidana penjara denda Rp 200 juta serta uang pengganti Rp 201 miliar dibebankan kepada PT CSI atas korupsi penyalahgunaan kredit Rp 500 miliar dana pinjaman PT CSI dari PT  Bank Mandiri (Persero) Tbk.

“Saksi Erika tidak jujur. Sudah jelas 3 saksi yang dihadirkan kepersidangan mengatakan bahwa Akiong melakukan pemukulan, yakni saksi Roger, Ivan dan Dalimunte. Kok, Erika bilang tidak memukul? Malah berani bilang tdak menyentuh korban karena selalu pegang-pegang Akiong, Itu terlalu!,” kata salah satu pengunjung sidang. (Thom)

Share
Bagikan:
Share

Berita Terkait lainya

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Berikan komentar

Notifikasi

wpDiscuz