Jumat, 26 April 2019

limitnews.net

Limit News > Jakarta > Terbukti Pasal 170, Hakim Vonis Berdasarkan Pasal 351, JPU Ajukan Kasasi
Posted By: limitnews, 5:28 AM, 17 Maret 2019

Terbukti Pasal 170, Hakim Vonis Berdasarkan Pasal 351, JPU Ajukan Kasasi

Share

SUMUT.CO

Sidang saat Akiong dituntut. Foto Tomson

JAKARTA – Terungkap dalam persidangan perbuatan terdakwa melanggar Pasal 170 KUHP, tetapi hakim memvonis berdasarkan Pasal 351 KUHP, akhirnya Jaksa kasasi.

Hal itu terjadi pada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hartawan SH, MH dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta atas nama terdakwa Jiang Huaquang alias Akiong di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, tahun lalu, dan atas putusan itu JPU lakukan upaya hukum banding.

Namun, putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yakni terdakwa dijatuhi hukuman 9 bulan pidana penjara karena telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 351 KUHP, pada tanggal, tanggal 8 Februari 2019.

Menanggapi putusan banding itu Jaksa Hartawan menyatakan kasasi 5 Maret 2019, dan kemudian menyerahkan memori kasasi ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jl. Bungur Raya, Jakarta Pusat, Rabu (13/03/2019).

Wawancara Wartawan (W) dengan Jaksa (JPU) Hartawan, SH MH. 

W: Apa alasan JPU mengajukan kasasi? 
JPU: Pasal yang dibuktikan hakim tidak sesuai pasal tuntutan.

W: Bukankah hakim bebas membuat putusan?
JPU: Saya menuntut terdakwa dengan pasal 170 KUHP, karena perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap korban Rudi Salim bersama-sama dengan Roger Miles dan Jojo. Bahkan Roger Mules sudah divonis bersalah pada tahun 2017, jauh sebelum persidangan terdakwa Jiang Huaquang alias Akiong ini. Sementara Jojo masih DPO.

W: Hakim kan terikat dengan pasal dakwaan, dan tidak terikat dengan pasal tuntutan? Sementara dalam dakwaan ada Pasal 351 dan Pasal 170 KUHP.

JPU: Secara normatif tidak ada satu pasal pun dalam KUHAP yang mengharuskan hakim memutus pemidanaan sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Hakim memiliki kebebasan dalam menentukan pemidanaan sesuai dengan pertimbangan hukum dan nuraninya, bisa lebih tinggi dari apa yang dituntut, bisa lebih renda. Memang dalam dakwaan ada pasal 351 dan pasal 170 KUHP. Tetapi hasil yang terungkap dipersidangan dari keterangan saksi-saksi yang didengarkan dipersidangan, terbukti bahwa terdakwa Jiang Huaquang alias Akiong, Roger Miles dan Jojo melakukan pengeroyokan. Bahkan Roger Miles mengakuinya dalam persidangan. Itulah makanya saya melakukan kasasi.

W: Apa yang anda harapkan dari kasasi yang anda ajukan ini.
JPU: Harapan saya, apa yang terungkap dipersidangan itu, itulah yang menjadi pasal pertimbangan hakim kasasi dalam menjatuhkan hukuman. Kalau masalah berat ringannya putusan bukan masalah bagi saya. Tetapi ketika hasil persidangan yang terungkap dipersidangan tidak dituangkan dalam pertimbangan itu, itu yang membuat saya kecewa.

Sebelumnya, terdakwa Jiang Huaquang alias Akiong dituntut 18 bulan pidana penjara oleh JPU Hartawan, SH, karena telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tidak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 170 KUHP, yakni melakukan pemukulan secara bersama-sama dengan Roger Miles dan Jojo terhadap saksi korban Rudi Salim pada 21 September 2016, di Ruang VIV, Clasic Hotel, Pasar Baru, Jakarta pusat, saat diadakan Rapat Umum Pemegang Saham-Luar Biasa (RUPS-LB) PT Central Steel Indonesia (CSI).

Tapi  hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang  Ketua Majelis Hakim, Siti Badriah, SH, MH, menjatuhkan vonis 9 bulan pidana penjara dengan mempertimbangkan pasal yang terbukti adalah  pasal 351 KUHP. (Tom)

Share
Bagikan:
Share

Berita Terkait lainya

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Berikan komentar

Notifikasi

wpDiscuz