Anggota Komisi 1 Syaifudin: Tak Elok Wali Kota Bekasi Pertontonkan Akrobat Politik Di Akhir Masa Jabatan

Kali Bekasi tercemar limbah, krisis air bersih, rotasi dan mutasi hingga netralitas ASN berbagai persoalan di Kota Bekasi. Limitnews/Istimewa

09/19/2023 14:20:00

BEKASI – Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Syaifudin mengatakan Wali Kota Bekasi pertontonkan ‘akrobat politik’ mulai dari buruknya kinerja PDAM Tirta Patriot hingga rotasi, mutasi dan promosi pejabat pada malam hari terkesan kejar target. Ironisnya, hal ini dipertontonkan Tri Adhianto di akhir masa jabatannya pada 20 September 2023.

“Pada akhir-akhir ini kita dipertontonkan hal-hal yang tidak elok dengan berbagai fenomena atau keadaan yang sungguh sangat memprihatinkan di Kota Bekasi. Sudah hampir 1 minggu bahkan lebih masyarakat Kota Bekasi mendapatkan ujian atau pelayanan yang sangat-sangat buruk dari manajemen Perumda Tirta Patriot dalam melayani penyediaan air bersih di Kota Bekasi yang tidak profesional,” kata Syaifudin yang juga Sekretaris Fraksi-PKS kepada limitnews, Selasa (19/9/2023).

BACA JUGA: Wali Kota Bekasi Banyak Agenda Seremonial, Syaifudin: Kurang Tepat, Hendaknya Fokus Sektor Pelayanan Untuk Masyarakat

Menurut Politisi PKS itu, PDAM Tirta Patriot sangat perlu dievaluasi lebih mendalam baik dari sisi teknis, ketersediaan anggaran atau ketersediaan peralatan dalam penyediaan air minum yang layak, higienis dan lancar, atau faktor non teknis kinerja menajemen atau direksi PDAM Tirta Patriot yang tidak bagus.

“Atau ada persoalan leadership di Tirta Patriot yaitu bagaimana Pemerintah Kota Bekasi mengelola, mengatur dan melakukan pengawasan. Ini sangat penting, karena sampai saat ini persoalan air bersih yang layak konsumsi, kalau mengalir kecil, kotor dan berbau menjadi persoalan yang luar biasa bagi masyarakat Kota Bekasi,” ujar Syaifudin.

Syaifudin menjelaskan, meski ada langkah-langkah yang diambil dari beberapa cabang Tirta Patriot seperti kordinasi dengan Damkar, BPBD dan PMI untuk menyalurkan atau suplai air bersih ke masyarakat sudah selayaknya sebagai bagian dari pelayanan masyarakat.

“Namun di sisi lain kita juga dipertontonkan fenomena yang memprihatinkan juga yaitu dalam mengejar masa jabatan yang berakhir 20 September, Pemerintah Kota Bekasi khususnya Wali Kota Bekasi Tri Adhianto merombak melalui rotasi, promosi puluhan bahkan ratusan ASN di Kota Bekasi. Ini juga menimbulkan persoalan khususnya di PDAM Tirta Patriot belum ada yang tersentuh, tapi OPD atau Dinas yang lain bahkan sampai level Kecamatan dilakukan rotasi, mutasi atau promosi. Tentu ini di sisi lain memang hak Wali Kota, tapi sangat-sangat kental muatan politisnya apalagi beberapa hari yang lalu kita juga dipertontonkan dengan viralnya beberapa ASN, pejabat Eselon 3 dan Eselon 2 yang secara terang-terangan memberikan dukungan untuk Tri Adhianto untuk maju pada Pilkada Kota Bekasi 2024. Tentunya, hal ini fenomena yang sangat menyedihkan bagi Kota Bekasi,” ungkap Syaifudin.

BACA JUGA: Ketua LBH Pancaran Hati Kota Bekasi: Konsumen Bisa Menggugat PDAM Tirta Patriot

Terkait hal ini, masyarakat Kota Bekasi kata Syaifudin mempunyai penilaian tersendiri untuk membangun Kota Bekasi dengan melahirkan pemimpin yang bijak, cerdas, kreatif dan amanah dalam melayani masyarakat Kota Bekasi.

“Semoga besok, tanggal 20 September 2023, Bapak Raden Gani Muhammad yang dilantik menjadi Pj Wali Kota Bekasi menggantikan Tri Adhianto bisa bekerjasama dengan seluruh elemen di Kota Bekasi mulai dari legislatif, eksekutif maupun dari elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan kembali mengawal pelayanan yang terbaik Pemerintah Kota Bekasi tentunya kepada masyarakat Kota Bekasi,” kata Syaifudin mengakhiri.

 

 

 

 

Penulis: Olo

RELATED POSTS
FOLLOW US