Awal Tahun 2024, Tiga ASN Pemkot Bekasi Ditahan Kejaksaan

Posted by : limitnew 5 Januari 2024 Tags : Kejari Kota Bekasi , Tiga ASN Bekasi Ditahan
Para tersangka dengan tangan diborgol memakai rompi tahanan dibawa ke Lapas Bulak Kapal. Limitnews/Istimewa

BEKASI – Awal tahun baru tepatnya 4 Januari 2024, tiga aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi. Ketiga ASN tersebut ditahan atas dugaan korupsi pengadaan 6 excavator dan 2 buldoser dari dana bantuan Provinsi DKI Jakarta.

Ketiga ASN tersebut yaitu mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi inisial YY yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas UMKM, lalu DN saat itu menjabat sebagai PPTK (Kepala Seksi) di Dinas LH dan TT menjabat sebagai PPK (Kabid LH), sedang dari pihak swasta yang ditahan inisial IP selaku Direktur Utama sebagai pihak kontraktor.

BACA JUGA: Forkim Desak Bawaslu Kota Bekasi Tegas Tegakkan Aturan Terkait Jersey Sepak Bola Nomor 2

Menurut Kasi Intel Kejari Kota Bekasi, Yadi Cahyadi, ketiga ASN tersebut ditahan terkait dugaan tindak pidana korupsi proyek eksavator dan buldoser tahun anggaran 2021 senilai lebih dari Rp 22,9 miliar.

“Tim penyidik pidana khusus telah menetapkan tersangka korupsi excavator dan buldoser dari dana bantuan DKI Jakarta. 3 orang dari ASN Pemkot Bekasi dan 1 orang dari pihak kontraktor,” kata Yadi Cahyadi kepada awak media, Kamis (4/1/2024).

Yadi Cahyadi menerangkan, ditemukan kerugian negara berdasarkan hasil audit kerugian dari Inspektorat Kota Bekasi terkait pengadaan 6 excavator dan 2 buldoser tersebut.

“Kerugian negara berdasarkan audit dari inspektorat, Rp 5 miliar lebih. 4 tersangka langsung kita masukan ke Lapas Bulak Kapal,” tutup Yadi.

BACA JUGA: Pemkot Bekasi dan BUMD Nihil Pegawai dari Kaum Disabilitas

 

Penulis: Olo

RELATED POSTS
FOLLOW US