Camat Bekasi Utara Belum Serahkan Laporan Penyelesaian PTSL ke Inspektorat

Kantor Camat Bekasi Utara, Kota Bekasi. Limitnews.net/Olo Siahaan

BEKASI – Hingga Kamis (6/5/2021) Kecamatan Bekasi Utara belum menyerahkan laporan hasil identifikasi dan proses penyelesaian terhada permasalahan PTSL ke Inspektorat Kota Bekasi meski sudah melewati batas pelaporan hingga akhir April 2021.

Belum diserahkannya laporan penyelesaikan PTSL dibenarkan oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Kota Bekasi Robert Siagian saat dikonfirmasi limitnews.net via WhatsApp (WA), Kamis (6/5/2021) siang.

“Sampai saat ini belum diserahkan. Kemarin sudah kami tanyakan lagi ke Camat Bekasi Utara, disampaikan oleh Pak Camat, sedang dikerjakan oleh Lurah, dan segera akan dilaporkan,” kata Robert Siagian.

BACA JUGA: Terkait PTSL, Sri Setianingrum Beberapa Kali Sebut Nama Ketua Pokmas Kaliabang Tengah

Sementara itu, Camat Bekasi Utara Jalaludin saat akan dikonfirmasi limitnews.net, Kamis (6/5/2021) tidak berada di ruangannya. Menurut salah satu stafnya, Camat sedang berada di Marga Mulya.

“Bapak lagi di Marga Mulya,” kata staf Camat Bekasi Utara.

Penghapusan BPHTB Terhutang

Sebelumnya, Robert Siagian mengatakan, bahwa pihaknya tidak bisa memanggil pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi terkait penghapusan stempel BPHTB Terhutang yang diduga melibatkan oknum BPN dan Kelompok Masyarakat (Pokmas).

“Mereka (pegawai BPN-red) pegawai Pemerintah Pusat. Penghapusan itu wewenang Kepolisian,” kata Robert saat diperlihatkan limitnews.net sertipikat PTSL salah satu sertipikat warga RT05/RW24 Kelurahan Kaliabang Tengah BPHTB Terhutang dihapus.

Penghapusan stempel BPHTB Terhutang sertipikat PTSL salah satu warga RT 05/RW24 Kelurahan Kaliabang Tengah diduga melibatkan oknum BPN Kota Bekasi dan Pokmas. Limitnews.net/Olo Siahaan

Sementara itu, mantan Lurah Kaliabang Tengah Sri Setianingrum kepada limitnews.net, Kamis (22/4/2021) mengatakan, sama sekali tidak mengetahui terkait keuangan dan pembiayaan PTSL.

“Terkait dengan keuangan, saya selaku Lurah saat itu tentang pembiayaan tidak tahu, yang tahu semuanya adalah Ketua Pokmas. Dan saya kasih tahu Ketua Pokmas-nya Pak Sugianto,” kata Sri Setianingrum.

 

Penulis: Olo Siahaan

Category: BekasiTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.