Diduga Titipan Partai Politik, Mendagri Akan Tetapkan ‘Boneka’ Pj Wali Kota Bekasi?

limitnews.net
Eks Kader dan juga mantan Pengurus PDI Perjuangan, Sahat P Ricky Tambunan. Limitnews.net/Istimewa

08/04/2023 13:26:57

BEKASI – Pengamat politik Sahat P. Ricky Tambunan mengatakan, ada dugaan salah satu Sekjen Partai partai politik akan menitipkan nama sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).  

“DPRD Kota Bekasi telah kasak-kusuk akan mencalonkan tiga nama Pj Wali Kota Bekasi untuk diajukan ke Gubernur Jawa Barat dan selanjutnya ditetapkan oleh Mendagri dalam waktu dekat. Nama-nama itu sudah final, mereka adalah Koswara, Kadishub Jawa Barat, Marbun dari Depdagri dan Kusnanto, Direktur RSUD Kota Bekasi Bekasi,” kata Ricky Tambunan melalui keterangan tertulisnya, Jumat (4/8/2023).

BACA JUGA: Sekwan DPRD Kota Bekasi Bacakan Surat Mendagri Berhentikan Rahmat Effendi Sebagai Wali Kota

Menurut Ricky, DPRD Kota Bekasi akan menetapkannya pada 9 Agustus 2023 guna mengganti posisi Tri Adhianto. Sebelumnya, ada beberapa nama yang bertarung yaitu Nurdin, Kusnanto, Marbun dan Koswara.  

“Ada isu, salah satu diantaranya, dititipkan oleh salah satu Sekjen Partai besar yang dekat dengan salah satu Ketua Partai besar? Akibat, titip menitip ini Mendagri diminta untuk menetapkannya dengan bijaksana,” ungkap Presedium Marhaen Indonesia, Ricky Tambunan.

Untuk itu lanjut Ricky, ada dugaan bahwa, Pj Wali Kota kedepan akan ditetapkan Mendagri hanya sebagai boneka dari salah satu Partai. Untuk selanjutnya, membantu Partai tersebut dalam Pileg dan Pilkada, guna bertugas memenangkan partai tersebut, dan juga untuk memenangkan salah satu calon ketua partai besar itu untuk menjadi Walikota Bekasi November 2024.

“Ini akan berpotensi membuat Kota Bekasi bisa gaduh? Kita mau Pemilihan Umum umum, baik Pilres, Pilkada Kota dan Provinsi Jabar juga Pileg, Pj Wali Kota Bekasi tidak berpihak,” kata dia.  

BACA JUGA: PPP: Koalisi Pendukung Ganjar Tetap Jalan Tanpa PSI 

Pemilihan Pilkada kedepan akan bertugas menelorkan Wali Kota yang mumpuni, yang bisa memimpin Kota Bekasi 5 tahun kedepan. Orang yang diajukan Dewan sebagai Pj, ditenggarai sangat dekat dengan calon Wali Kota Bekasi kedepan, dari salah satu ketua partai besar di Kota Bekasi?

“Jangan sampai keberpihakan Mendagri ini akan menimbulkan keberpihakan kepada salah satu Partai tertentu. Mendagri harus menjamin Pj. Wali Kota kedepan akan menelorkan pesta demokrasi yang adil dan berkualitas dan mengetahui Budaya Daerah, dan  geografi Kota Bekasi sebagai Daerah mayoritas Islam,” kata Ricky.

“Kita, tentunya tidak mau Wali Kota kedepan kembali akan berurusan dengan KPK, sebab dua Wali Kota Bekasi sebelumnya bermasalah dengan KPK. Selain masalah tersebut, juga Kusnanto, Direktur RSUD Kota Bekasi, salah satu yang akan diajukan Dewan tidak cukup umur dari kepangkatan, ada pihak-pihak yang memaksa. Kusnanto masih Eselon 2b, sementara yang dibutuhkan Eselon 2a, sesuai Peraturan Mendagri,” kata Ricky mengakhiri.

 

 

 

 

 

Penulis: Olo

RELATED POSTS
FOLLOW US