Forkim Desak Bawaslu Kota Bekasi Tegas Tegakkan Aturan Terkait Jersey Sepak Bola Nomor 2

Posted by : limitnew 4 Januari 2024 Tags : ASN Kota Bekasi , bawaslu kota bekasi , Forkim
ASN Kota Bekasi berpose dengan menunjukkan jersey nomor punggung dua (2) di lapangan GOR Patriot Chandrabaga pada Jumat (29/12/2023) pagi. Limitnews/Istimewa

BEKASI – Forum Komunikasi Intelektual Muda (Forkim) Indonesia mendesak Bawaslu Kota Bekasi tegas dalam menegakkan aturan tanpa pandang bulu, dan jangan hanya sibuk mengawasi jari terkait adanya dugaan politisasi jersey (kustom) sepak bola yang digunakan para Camat di Kota Bekasi pada saat pertandingan persahabatan yang diinisiasi Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani dengan Bank Jabar Banten (BJB).

Menurut Ketua Forkim Indonesia, Mulyadi, jika Bawaslu Kota Bekasi berpihak kepada Pelanggaran Pemilu akan berdampak yaitu tidak percayanya masyarakat Kota Bekasi terhadap lembaga pengawas Pemilu dan hasil Pemilu. Selain itu, kepercayaan publik juga menurun kepada instansi penegak hukum maupun aparatur negara.

“Saya menilai kerja-kerja Bawaslu Kota Bekasi saat ini hanya formalitas semata tanpa ada penindakan signifikan atas pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di Kota Bekasi. Masih ada waktu bagi Bawaslu Kota Bekasi untuk melakukan perbaikan atau pembenahan agar pengawasan berjalan dengan baik sehingga peserta Pemilu senantiasa tertib pada aturan,” kata Mulyadi melalui keterangannya, Kamis (4/1/2024).

BACA JUGA: Pemkot Bekasi dan BUMD Nihil Pegawai dari Kaum Disabilitas

Mulyadi juga menyampaikan, meskipun tidak tersurat, gerakan politik Pj Wali Kota Bekasi, secara tersirat mulai terlihat genit dan kegenitannya sudah mulai diartikulasikan oleh aparatur di bawahnya, khususnya para Camat di Kota Bekasi.

“Apa itu maksudnya, para Camat memperlihatkan Jersey bernomor 2 (dua), dan kenapa itu Pj Wali Kota Bekasi seperti tutup mata,“ ujar Mulyadi.

Sebagaimana diketahui, pada tahun politik ini para aparatur sipil negera (ASN) telah diatur dalam berfoto.

“Ini secara terang terangan berfoto secara kompak memperlihatkan nomor 2 (dua), makanya wajar pada masa peralihan dari Wali Kota ke Pj Wali Kota banyak ASN yang berani bermain politik, Pj Wali Kota Bekasi tidak menindaknya,” ungkap Mulyadi.

BACA JUGA: Soal UMK, Kebijakan Pj Wali Kota Bekasi Dinilai Ancam Pengusaha Gulung Tikar

Lebih lanjut, Mulyadi menandaskan, sikap diam dan tidak adanya ketegasan Pj Wali Kota Bekasi selama ini, menandakan Raden Gani mempunyai misi politik ketika hajat Pilpres tinggal dalam hitungan hari.

“Padahal Pj Wali Kota Bekasi selaku ASN pejabat di Kemendagri yang ditunjuk, harusnya netral ini malah mulai genit. Kami dapat informasi kok, Pj Wali Kota bersama beberapa Kepala OPD mulai intens melakukan pertemuan dengan dalih penguatan birokrasi di luar Kota Bekasi, dan ternyata hasilnya Pj mulai mengarahkan pejabat di bawah untuk mengkampanyekan salah satu capres,” tegas Mulyadi.

 

Penulis: Olo

RELATED POSTS
FOLLOW US