FPPGKB Minta DPD Golkar Kota Bekasi dan DPD Jawa Barat Bertindak Tegas

Hotel Aston Imperial. Limitnews.net/Istimewa

BEKASI – Penggagas Forum Penyelamat Partai Golkat Kota Bekasi (FPPGKB) Zahrudin meminta DPD Partai Golkar Kota Bekasi dan DPD Partai Golkar Jawa Barat (Jabar) bertindak tegas mengambil sikap terhadap permasalahan partai berlambang Pohon Beringin di Kota Bekasi.

Hal ini dikatakan Zahrudin, Senin (3/5/2021) malam terkait batalnya rapat konsolidasi DPD Partai Golkar Kota Bekasi di Hotel Aston Imperial, Jumat (30/4/2021) yang diduga dibubarkan oleh petugas Satpol PP, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, dan oknum kader Partai Golkar dengan alasan protokol kesehatan (prokes).

"Sudah tidak perlu ditutup-tutupi. Ada intervensi pihak luar kepada partai Golkar, dan ini sudah merusak marwah partai. Kenapa pihak Pemerintah dalam hal ini Satgas Covid-19 Kota Bekasi tidak melakukan koordinasi dengan Plt DPD Partai Golkar Kota Bekasi. Saya meminta kepada Plt DPD Partai Golkar Kota Bekasi dan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat untuk bersikap tegas tentang masalah ini, karena ini masalah yang serius dan tidak main-main," kata Zahrudin.

BACA JUGA: Pengadilan Anulir Putusannya Sendiri, Andy Salim Sebut Hakim Nakal

Terpisah, salah satu sesepuh partai Golkar Kota Bekasi Yusuf Nasih menilai apa yang dilakukan oleh Plt DPD Partai Golkar Kota Bekasi dipimpin Aria Girinaya sudah sesuai dengan mekanisme dan aspirasi kader Golkar Kota bekasi. Menurutnya, Plt yang sekarang sangat memahami organisasi kepartaian.

"Beliau kan di DPD Partai Golkar Jabar menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi dan baru saja dipercaya menahkodai Kosgoro Jawa Barat. Jadi tuduhan dalam tuntutan yang kemarin ke DPD Jabar itu salah alamat dan tidak ada dasarnya. Mereka harus berkaca, kemarin PLT dipimpin oleh Ade Puspitasari sudah benar gak secara organisasi..?. Toh akhirnya Ade diganti sebagai ketua Plt,” kata Yusuf Nasih.

Yusuf berharap DPD Partai Golkar Jabar melihat persoalan Golkar Kota Bekasi secara jernih. Mana yang memang mau membesarkan partai dan mana hanya memanfaatkan partai untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

 

Penulis: Olo Siahaan

Share
Category: BekasiTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.