Ini UMK Tahun 2024 se-Jawa Barat, Kota Bekasi Terbesar

Posted by : limitnew 1 Desember 2023 Tags : UMK Kota Bekasi , UMK Tahun 2024
Ilustrasi UMK se-Jawa Barat. Limitnews/Istimewa 

12/01/2023 11:25:46

BEKASI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Kamis (30/11/2023) telah menetapkan dan mensahkan Upah Minimum Kota / Kabupaten (UMK) pada 2024 dengan memperhitungkan serapan tenaga kerja di daerah tersebut, selain tingkat rata-rata upah.

Seluruh UMK pada 2024 di 27 kota / kabupaten di Jawa Barat berdasarkan formulasi Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan sebagai landasan hukum yang berlaku.

BERITA TERKAIT: Pj Wali Kota Rekomendasikan UMK Kota Bekasi Rp 5.881.434,60

Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) Jabar, tiga daerah dengan UMK 2024 erbesar di Jawa Barat yakni Kota Bekasi sebesar Rp 5.343.430 atau naik 3,59 persen dari tahun 2023. Selanjutnya Kabupaten Karawang sebesar Rp 5.257.834, atau naik 1,58 persen dari sebelumnya, dan Kabupaten Bekasi sebesar Rp 5.219.263 atau naik1,59 persen.

Sedangkan tiga daerah dengan UMK terendah yaitu Kabupaten Ciamis Rp 2.089.464 naik 3,35 persen. Kabupaten Pangandaran Rp 2.086.126 atau naik 3,36 persen dan terakhir Kota Banjar sebesar Rp 2.070.192, naik 3,61 persen.

Sementara persentase kenaikan paling besar dalam UMK 2024 adalah Kota Bandung 3,97 persen, Kota Depok 3,92 persen dan Kota Tasikmalaya 3,85 persen. Kenaikan persentase terendah yakni Kabupaten Subang sebesar 0,63 persen, Kabupaten Cianjur 0,76 persen dan Kabupaten Purwakarta 0,79 persen.

UMK tahun 2024 Kabupaten/Kota Se Jawa Barat:

1.Kota Bekasi: Rp 5.343.430 naik 3,59 persen dari Rp 5.158.248

2.Kabupaten Karawang: Rp 5.257.834 naik 1,58 persen dari Rp 5.176.179

3.Kabupaten Bekasi: Rp 5.219.263 naik 1,59 persen dari Rp 5.137.575

4.Kabupaten Purwakarta: Rp 4.499.768 naik 0,79 persen dari Rp 4.464.675

5.Kabupaten Subang: Rp 3.294.485 naik 0,63 persen dari Rp 3.273.810

6.Kota Depok: Rp 4.878.612 naik 3,92 persen dari Rp 4.694.493

7.Kota Bogor: Rp 4.813.988 naik 3,76 persen dari Rp 4.639.429

8.Kabupaten Bogor: Rp 4.579.541 naik 1,31 persen dari Rp 4.520.212

9.Kabupaten Sukabumi: Rp 3.384.491 naik 0,97 persen dari Rp 3.351.883

10.Kabupaten Cianjur: Rp 2.915.102 naik 0,76 persen dari Rp 2.893.229

11.Kota Sukabumi: Rp 2.834.399 naik 3,15 persen dari Rp 2.747.774

12.Kota Bandung: Rp 4.209.309 naik 3,97 persen dari Rp 4.048.462

13.Kota Cimahi: Rp3.627.880 naik 3,24 persen dari Rp3.514.093

14.Kabupaten Bandung Barat: Rp3.508.677 naik 0,80 persen dari Rp3.480.795

15.Kabupaten Sumedang: Rp3.504.308 naik 0,96 persen dari Rp3.471.134

16.Kabupaten Bandung: Rp3.527.967 naik 1,02 persen dari Rp3.492.465

17.Kabupaten Indramayu: Rp2.623.697 naik 3,21 persen dari Rp2.541.996

18,Kota Cirebon: Rp2.533.038 naik 3,12 persen dari Rp2.456.516

19.Kabupaten Cirebon: Rp2.517.730 naik 3,58 persen dari Rp2.430.780

20.Kabupaten Majalengka: Rp2.257.871 naik 3,54 persen dari Rp2.180.602

21.Kabupaten Kuningan: Rp2.074.666 naik 3,18 persen dari Rp2.010.734

22.Kota Tasikmalaya: Rp2.630.951 naik 3,85 persen dari Rp2.533.341

23.Kabupaten Tasikmalaya: Rp2.535.204 naik 1,41 persen dari Rp2.499.954

24.Kabupaten Garut: Rp2.186.437 naik 3,26 persen dari Rp2.117.318

25.Kabupaten Ciamis: Rp2.089.464 naik 3,35 persen dari Rp2.021.657

26.Kabupaten Pangandaran: Rp2.086.126 naik 3,36 persen dari Rp2.018.389

27.Kota Banjar: Rp2.070.192 naik 3,61 persen dari Rp1.998.119

BACA JUGA: Mulutnya Sering Blunder, Hasto Kristiyanto Dinilai Sekjen Terburuk Sepanjang Sejarah PDIP

 

 

 

Penulis: Olo

RELATED POSTS
FOLLOW US