Meski Tanpa Papan IMB, Pembangunan Ruko dan Cluster di PHR Commercial Loft Terus Berlangsung

limitnews.net

Pelayanan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Bekasi masa PPKM Darurat, Selasa (13/7/2021). Limitnews.net/Olo Siahaan

BEKASI – Pembangunan puluhan  Rumah Toko (Ruko) dan Cluster PHR Commercial Loft di kawasan Prima Harapan Regency (PHR) Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat masih terus berlangsung hingga Selasa (13/7/2021) meski tidak mencantumkan atau memasang plat/papan proyek Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Padahal sudah sangat jelas dan tegas tertulis/tercatat sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Bekasi Nomor 04 Tahun 2017 dan Peraturan Wali (Perwal) Kota Bekasi Nomor 22 Tahun 2018 menyebutkan setiap pelaksanaan dan pemegang IMB wajib memasang papan proyek IMB yang dikeluarkan oleh DPM PTSP atau perangkat daerah yang ditunjuk sesuai kewenangannya.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Bekasi saat dikonfirmasi limitnews.net, Selasa (13/7/2021) sekitar pukul 11.25 WIB terkait IMB pembangunan puluhan Ruko dan Cluster tersebut, tidak ada yang bisa dikonfirmasi.

Menurut salah satu pegawai penerima tamu di DPM PTSP Kota Bekasi bernama Ibrahim Saputra, petugas bagian IMB sedang berada di lapangan.

“Semua petugas sedang berada di lapangan. Kalau staf tidak bisa memberikan komentar takut salah memberi pernyataan. Besok, aja datang lagi bang,” kata Ibrahim Saputra.

limitnews.net

Pembangunan Ruko di kawasan Prima Harapan Refency (PHR) Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat tanpa papan/plang proyek. Limitnews.net/Olo Siahaan

Sebelumnya diberitakan, Koordinator Keamanan Prima Harapan Regency Driyanto saat dikonfirmasi limitnews.net, Rabu (30/6/2021) mengatakan, semua pembangunan di kawasan PHR telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Semua bangunan di sini telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Silakan saja cek ke Pemda, Dinas atau lainnya. Semua sesuai aturan dan peraturan termasuk Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosialnya,” kata Driyanto di Kantor Pemasaran PHR.

BACA JUGA: Pembangunan Ruko dan Cluster di PHR Diduga Langgar Perda dan Perwal Kota Bekasi

Ironisnya, saat ditanya terkait papan/plang proyek pembangunan tidak dipasang, Driyanto dengan enteng mengatakan, memang sengaja tidak memasang papan proyek tersebut.

“Kalau papan plang proyeknya memang sengaja tidak kita pasang, sudah dari dulu seperti itu. Izin semua lengkap,” ujarnya.

Terpisah, salah satu kontraktor/pemborong di DKI Jakarta saat dimintai limitnews.net tanggapannya terkait plat/papan proyek mengatakan, jika pengembang sudah mengakui telah mengurus IMB. Artinya biaya cetak plat/papan proyek juga sudah dibayar pengembang ke instansi terkait yang mengeluarkan plat/papan proyek.

“Sama seperti proyek lainnya, ada papan proyeknya. Itu ada anggarannya. Konfirmasi ke Dinasnya,” kata pemborong yang berdomisili di Tanjung Priok, Jakarta Utara itu.

 

Penulis: Olo Siahaan

Category: BekasiTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.