Pembangunan Ruko dan Cluster di PHR Diduga Langgar Perda dan Perwal Kota Bekasi

Pembangunan Ruko di kawasan Prima Harapan Refency (PHR) Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat tanpa papan/plang proyek. Limitnews.net/Olo Siahaan

BEKASI – Pembangunan puluhan Rumah Toko (Ruko) PHR Commercial Loft dan puluhan rumah Cluster di kawasan Prima Harapan Refency (PHR) Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwal). Pasalnya, disekitar lokasi proyek pembangunan tidak terlihat papan/plang Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Sesuai Perda Kota Bekasi Nomor 04 Tahun 2017 tentang Penyelanggaran dan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan Pasal 14 Nomor Urut 1 menyebutkan, Pemegang IMB diwajibkan memasang plat/papan proyek IMB pada bagian bangunan yang menghadap ke jalan atau di tempat tertentu sehingga dapat dibaca dengan jelas.

Begitu juga dengan Perwal Nomor 22 Tahun 2018 Bab X Papan Proyek IMB Pasal 20 Nomor 1 menyebutkan, Setiap pelaksanaan pembangunan bangunan gedung dan/atau prasarana bangunan gedung yang telah memegang IMB wajib memasang papan proyek IMB yang dikeluarkan oleh DPMPTSP atau perangkat daerah yang ditunjuk sesuai kewenangannya.  

BACA JUGA: Tanpa Plang IMB, Pembangunan Perumahan Cluster di Prima Harapan Regency Diduga Langgar Perda

Koordinator Keamanan Prima Harapan Regency Driyanto saat dikonfirmasi limitnews.net, Rabu (30/6/2021) mengatakan, semua pembangunan di kawasan PHR telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Semua bangunan di sini telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Silakan saja cek ke Pemda, Dinas atau lainnya. Semua sesuai aturan dan peraturan termasuk Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosialnya,” kata Driyanto di Kantor Pemasaran PHR.

Ironisnya, saat ditanya terkait papan/plang proyek pembangunan tidak dipasang, Driyanto dengan enteng mengatakan, memang sengaja tidak memasang papan proyek tersebut.

“Kalau papan plang proyeknya memang sengaja tidak kita pasang, sudah dari dulu seperti itu. Izin semua lengkap,” ujarnya.

 

Penulis: Olo Siahaan

Category: BekasiTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.