Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Aspirasi Warga Jatibening Baru




Ketua DPRD Kota Bekasi, H.M. Saifuddaulah (berdiri) saat memberikan sambutan dan arahan pada agende Reses II yang dilaksanakan di RW08, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondokgede, Sabtu (11/6/2022). Limitnews/Istimewa

06/12/2022 09:48:31

BEKASI - Ketua DPRD Kota Bekasi, H.M. Saifuddaulah menyatakan siap mengawal aspirasi warga Kelurahan Jatibening Baru. Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan saat melakukan agenda jaring aspirasi masyarakat (Reses II) yang dilaksanakan di RW08, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondokgede, Sabtu (11/6/2022).

Dalam pelaksanaannya, agenda Reses dihadiri oleh tiga Ketua RW yakni dari RW08, RW06, dan RW05. Juga turut hadir Lurah Jatibening Baru serta Ketua LPM. Dalam Reses tersebut, beberapa isu yang masih menjadi perbincangan terkait dengan penyelesaian permasalahan banjir dan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan sebagainya.

“Banjir ini memang selalu jadi masalah yang belum terpecahkan, padahal sudah ada perda yang mengatur terkait dengan permasalahan ini dan sudah ada pula solusi yang diberikan,” kata Ketua Dewan Saifuddaulah.

“Perda tersebut sudah dibuat pada tahun 2020 lalu, DPRD dan Pemkot Bekasi terkait dengan regulasi untuk menyelesaikan banjir ini maka dikeluarkanlah Perda No.06 Tahun 2020 tentang Sistem Drainase,” sambung politisi PKS itu.

BACA JUGA: DPRD Kota Bekasi Paripurna Pembukaan Masa Sidang II dan Agenda Kerja Tahun Anggaran 2022

BACA JUGA: Saifuddaulah Janji Kawal dan Realisasikan Aspirasi Warga Kelurahan Jaticempaka

Oleh sebab itu, tokoh yang akrab disapa Ustadz Daulah ini menegaskan, bahwa terkait penyelesaian permasalahan banjir di Kota Bekasi sudah menyuarakan untuk dibuatkan sistem drainase secara menyeluruh agar permasalahan banjir di bawah kewenangan Pemkot Bekasi dapat diberikan solusinya dan juga pihaknya mendorong agar Pemkot Bekasi berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Pusat bagi sungai-sungai yang dibawah pengawasan keduanya.

Menurut Ketua Dewan, hal tersebut harus dilakukan agar air tidak terus berputar-putar tanpa tahu mana hulu dan hilirnya, dibeberapa titik dijumpai hal seperti ini sering terjadi dan menggenang di satu tempat. Hal ini juga sebab resapan air yang memang telah banyak hilang yang tentu mengakibatkan air sulit untuk masuk ke dalam tanah.

“Namun terkait dengan penyelesaian atau solusi jangka pendek juga seperti pembenahan saluran air baik itu selokan dan sebagainya tentu akan kita support dan perjuangkan semaksimal mungkin melaui Reses ini dan juga pokir-pokir dewan,” tandas Ketua DPRD Kota Bekasi Saifuddaulah. (Adv)

 

 

Category: Bekasi
limitnews
No Response

Comments are closed.