Ricky Tambunan: Ganjar Jangan Mencla Mencle, Harus Tentukan Sikap Maju Pilpres 2024




Presidium Marhaen Indonesia 98, Sahat Ricky Tambunan (kiri), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (kanan). Limitnews/Istimewa

10/03/2022 09:56:19

BEKASI - Presidium Marhaen Indonesia 98, Sahat Ricky Tambunan mengatakan, menghadapi persaingan Pilpres 2024, Ganjar Pranowo dan Anies Bawesdan berpeluang memperebutkan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartato.

“Ganjar jangan mencla mencle, seharusnya dia menjawab permintaan rakyat dengan mengatakan siap maju menjadi presiden 2024. Gubernur Jawa Tengah itu, seharusnya meniru sikap tegas dari Ir Joko Widodo pada tahun 2012, dalam menghadapi Megawati dan PDIP pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Jokowi memilih kembali pulang ke Solo ketika hanya ditawari Wakil Gubernur DKI mendampingi petahana  Fauzi Bowo,” kata Ricky Tambunan melalui keterangannya, Senin (3/10/2022).

BACA JUGA: Siapkan Ganjar dan Puan, Ricky Minta Publik Tidak Terkecoh Dagelan Politik PDI Perjuangan

Menurut Ricky, saat itu,  Ir Joko Widodo yang digadang gadang menjadi Gubernur DKI, tiba-tiba oleh PDIP ditawari menjadi Calon Wakil Gubernur DKI. Semua orang tahu pada masa itu, alm Taufik Kiemas telah berbulat tekad menerima Ir Fauzi Bowo sebagai calon Gubernur DKI.

“Sikap tegas Jokowi itu, akhirnya mau tak mau memaksa PDIP menelan ludahnya sendiri,  dan terpaksa kembali menjemput Jokowi dari Solo untuk mau dicalonkan menjadi calon Gubernur DKI berhadapan dengan Ir Fauzi Bowo,” ujar Ricky Tambunan.

Saat itu, kata Ricky, akhirnya Joko Widodo Wali Kota Solo dipasangkan dengan Ahok sebagai calon Wakil Gubernur dari Gerindra.

“Untuk itu, Ganjar Pranowo harus menempatkan diri sebagai negarawan demi untuk bangsa dan negara. Ganjar Pranowo  tidak bisa mencle mencle,  harus menentukan sikap dengan menyatakan, siap maju menjadi Presiden tahun 2024,” tegas Ricky.

Dari berbagai survei yang dilakukan lembaga survei, Gubernur Jawa Tengah itu, mempunyai survei tertinggi, jauh meninggalkan Puan Maharani putri Megawati, cucu proklamator Bung Karno. Ganjar berdampingan menjadi tiga besar, Prabowo Menteri Pertahanan dan Anies Bawesdan Gubernur DKI Jakarta.

“Puan sangat mendominasi keputusan DPP, Megawati sebagai Ketua Umum tidak bisa berkutik dihadapan puteri bungsunya itu. Orang-orang DPP, tidak ada yang berkutik, pada masa-masa ini,  semua yes man dihadapan Megawati dan Puan, mereka ikut arus, tidak ada perdebatan soal itu,” ungkap Ricky Tambunan. 

Ganjar harus mengatakan sikap mau maju, apalagi Puan Maharani kurang moncer ditengah-tengah masyarakat, dan justru nama ini digadang gadang Megawati menjadi calon presiden dari PDI Perjuangan.

“Ganjar harus menentukan sikap dan mendeklerasikan untuk siap maju sebagai calon Presiden RI tahun 2024,  jangan mencle mencle, bisa bisa Ganjar disalib Anies berpasangan dengan Airlangga. Ganjar itu sebagai negarawan, seharusnya sudah menjawab masyarakat Indonesia dengan mengatakan kesiapan, maju sebagai presiden, bukan terus tebar pesona,” jelas Ricky. 

Ricky yang juga mantan pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi mengatakan, Presiden Indonesia tidak bisa hanya ditentukan oleh seorang Megawati. Ganjar, harus lebih mendahulukan kepentingan yang lebih besar, kepentingan rakyat, bangsa dan negara, dari pada kepentingan golongan dan kelompok.

“Tiru dong seperti sikap Ir Joko Widodo ketika menghadapi Pemilihan Gubernur DKI tahun 2012. Jokowi, menyatakan diri tidak mau menjadi wakil gubernur. Ganjar juga harus tegas, atau Ganjar terang-terangan tidak siap menjadi calon presiden? Itu, lebih baik, tidak mencle mencle. Dengan pernyataan tegas Ganjar, bahwa saya siap maju, akan membuat peta pemilihan presiden berubah,” kata Ricky.

Ricky mengakui, bahwa memang benar ada pihak-pihak yang menginginkan agar peta pemilihan presiden tahun 2024, seperti yang dikatakan presiden SBY, hanya diikuti oleh 2 calon pasangan presiden dan wakil presiden.

“Ini harus dihindari, jika demokrasi kita tidak mau hanya dikendalikan beberapa pihak golongan, tertentu dan elit partai,” jelasnya. 

BACA JUGA: Tidak Diundang Puan, Sinyal Ganjar Pranowo di PDI Perjuangan di Ujung Tanduk

Dengan pernyataan kesiapan Ganjar Pranowo, Ganjar berpeluang dipasangkan dengan Airlangga Hartanto Ketua Umum Golkar/Menko Ekonomi. Dua pasangan perpaduan dari Jawa Tengah  dan dari Jawa Timur ini, akan didorong KIB,  dari PPP, PAN dan Golkar.

“Ganjar dan Airlangga adalah pasangan yang kuat, dan akan berhadapan dengan pasangan Gerindra dan PDIP, Prabowo Presiden dan Puan sebagai Wakil Presiden, dan Anies-AHY didorong Nasdem, PKS dan Demokrat, dan pasangan Ganjar dan Airlangga berpeluang mengalahkan Prabowo-Puan dan Anies-AHY,” jelas Ricky.

Jujur,  justru ketidak tegasan Ganjar Pranowo akan membuat pemilihan presiden tahun 2024, bisa hanya diikuti dua pasangan calon yakni Prabowo-Puan dan Anies-Airlangga.  Airlangga akan berbalik ke Anies sebagai wakilnya Anies?  Kenapa tidak, sehingga AHY bisa ditinggal?

“Anies-Airlangga akan dicalonkan Golkar, Nasdem, PKS dan PAN.  Sementara Prabowo-Puan dicalonkan Gerindra, PDIP, PKB dan PPP. Sebab saya menyakini, bahwa keberadaan KIB akan dipaksa tidak bisa mencalonkan, akan dipretelin terus seperti saat ini, dimulai partai PPP, kemudian PAN,” ulas Ricky.

Ricky melanjutkan, bahwa semua tahu, itu mainan siapa, dan dibalik ini siapa? KIB mau dipretelin, awalnya PPP, selanjutnya PAN, supaya meninggalkan Airlangga?

“Semua tahu itu mainan siapa lah. Karena itu, kuncinya, Ganjar Pranowo harus menyatakan sikap, siap maju sebagai presiden. Orang-orang yang merancang selama ini, akan buyar dengan sendirinya,” kata Ricky.

BACA JUGA: Eks Kader Banteng: Di DPP PDIP Banyak yang Carmuk dan Tidak Menghargai Jas Merah!!!

Terpilihnya Ganjar-Airlangga tentunya, akan menimbulkan harapan baru, sebuah kelanjutan dari pembangunan yang sudah dirancang Joko Widodo selama ini.

“Ganjar, janganlah berharap banyak mendapat tiket dari partainya. Megawati tidak bisa menolak Puan. Saya yakin romantisme Batutulis akan berkelanjutan, dan Prabowo siap sebagai penyandang dana? Cak Imin, dan PKB akan melebur dengan pasangan Prabowo-Puan. Maka, kita tunggu sikap Negarawan dari seorang Ganjar Pranowo, atau Ganjar benar-benar sebagai pecundang? Pilihan,  ada di Ganjar,” kata Ricky Tambunan mengakhiri.  

Penulis: Olo Siahaan

Category: Bekasi, NASIONALTags:
limitnews
No Response

Comments are closed.