Sosialisasi Dianggap Pelanggaran, PSI: Keputusan Panwascam Bekasi Timur Aneh dan Tidak Berdasar

Ketua Umum PSI Giring Ganesha Djumaryo dan Ketua DPD PSI Kota Bekasi Tanti Herawati foto bersama warga yang antusias menyambut sosialisasi PSI melalui ‘Ngamen Bareng’ di Kavling Tugu, Bekasi Timur, Minggu (19/3/2023). Limitnews/Istimewa

03/21/2023 20:40:35

BEKASI – Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bekasi Tanti Herawati menilai rapat pleno Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Bekasi Timur yang memutuskan acara ‘Ngamen Bareng’ PSI sebagai pelanggaran pidana adalah sesuatu yang aneh dan tidak berdasar.

“Ada anggota Panwascam yang hadir dan mengawasi jalannya acara ‘Ngamen Bareng’ PSI. Kalau memang ada indikasi pidana, seharusnya kan langsung dibubarkan,” kata Hera panggilan Tanti Herawati melalui rilisnya diterima limitnews.net, Selasa (21/3/2023).

BACA JUGA: Bertindak Refresif, PMII Kota Bekasi Beri Limit 1 X 24 Jam Oknum Polisi Minta Maaf

Acara ‘Ngamen Bareng’ diadakan PSI Kota Bekasi pada Minggu sore (19/3/2023) di Kavling Tugu, Bekasi Timur, Kota Bekasi untuk mensosialisasikan partai politik dan sosialisasi tahahapan Pemilu 2024 kepada masyarakat.

Dalam acara ini hadir Ketua Umum PSI, H. Giring Ganesha Djumaryo, yang tampil membawakan beberapa lagu populer. Selain Giring, hadir pula kader PSI Kota Bekasi, Doadibadai Hollo, mantan kibordis Kerispatih. Acara ini sangat menghibur dan disambut hangat oleh warga sekitar.

Sebelumnya Hera sudah menegaskan bahwa acara itu merupakan bentuk sosialisasi yang diperbolehkan oleh KPU dan Bawaslu.

“Partai politik peserta Pemilu diperbolehkan melakukan sosialisasi ke masyarakat sebelum kampanye dimulai pada 28 November mendatang,” tegas Hera.

Perempuan yang akan maju menjadi walikota Bekasi di Pilkada 2024 ini mempertanyakan keputusan Panwascam yang diambil tanpa memanggil PSI.

“Kalau mau membuat keputusan PSI melanggar aturan, kami seharusnya dipanggil dahulu untuk dimintai keterangan,” sesalnya.

Hera juga menganggap aneh Panwascam Bekasi Timur mengaku belum menerima surat pemberitahuan tentang acara ini.

“Kami sudah bersurat ke Bawaslu Kota Bekasi. Ini kan masalah internal mereka kalau Panwascam tidak menerima suratnya. Lagipula kalau tidak terima surat kok anggotanya bisa datang dan mengawasi?,” ujarnya.

BACA JUGA: Aksi ‘Save Pancasila’, AMBISI Pertanyakan Dana Hibah Untuk Relawan Tri Adhianto

Menurut survey beberapa lembaga, elektabilitas PSI dan Tanti Herawati menunjukkan trend positif dan meningkat untuk Partai Politik dan calon Wali Kota Bekasi

Kuat dugaan trend positif ini menjadi sebuah magnet tersendiri hingga perhatian publik bahkan Panwascam saja selalu tertuju setiap PSI dan Tanti Herawati melakukan kegiatan atau program pro masyarakat.

 

 

 

Penulis: Olo

RELATED POSTS
FOLLOW US