Tanpa Plang IMB, Pembangunan Perumahan Cluster di Prima Harapan Regency Diduga Langgar Perda

Bagaian laman Perda Kota bekasi Nomor 04 Tahun 2017 tentang Penyelanggaran dan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan. Limitnews.net/Olo Siahaan

BEKASI – Pembangunan puluhan rumah cluster di kawasan perumahan Prima Harapan Regency (PHR), Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat diduga keras melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Bekasi Nomor 04 Tahun 2017 tentang Penyelanggaran dan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan.

Pasalnya, pantauan limitnews.net hingga Selasa (4/5/2021) di lokasi pembangunan perumahan cluster tersebut tidak terlihat plang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diterbitkan Wali Kota Bekasi melalui Dinas terkait sesuai Kewajiban Pemegang IMB Pasal 14 nomor urut 1 yang menyebutkan bahwa: Pemegang IMB diwajibkan memasang plat/papan proyek IMB pada bagian bangunan yang menghadap ke jalan atau di tempat tertentu sehingga dapat dibaca dengan jelas.

Menanggapi hal ini Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi Syaifuddin mengatakan, developer seharusnya sudah mengajukan IMB ke Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) atau Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi.

“Mestinya, karena on proses pembangunan, developer sudah mangajukan IMB secara kolektif kepada Dinas terkait dalam hal ini Disperkimtan/DPMPTSP,” kata Syaifuddin, Anggota DPRD Kota Bekasi Dapil Bekasi Utara itu.

Pembangunan puluhan rumah berlantai dua di kawasan Prima Harapan Regency diduga belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Limitnews.net/Olo Siahaan

Sebelumnya, salah satu pria berkaca mata mengaku bernama Ari saat dikonfirmasi limitnews.net di kantor Pemasaran Prima Regency Harapan (PHR) mengatakan, mereka telah memiliki IMB namun tidak dipasang.

“Kita sudah miliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), tapi tidak kita pasang, kalau satu-satu rumah dipasang berapa plang nantinya,” kata Ari kepada limitnews.net di depan kantor pemasaran, Selasa (27/4/2021).

BACA JUGA: Pembangunan Puluhan Rumah Berlantai Dua di Prima Harapan Regency Diduga Tidak Miliki IMB

Namun hingga Selasa (4/5/2021) siang dan hingga berita ini dipubilkasikan, plang IMB kolektif tidak ada dipasang atau didirikan di kawasan atau lokasi pembangunan seratusan rumah cluster tersebut.

Diduga kuat melanggar Perda Kota Bekasi Nomor 04 Tahun 2017 sesuai Bagian Kedua Sanksi Terhadap Bangunan Tanpa IMB dapat dilakukan penyegelan oleh Penegak Perda dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

 

Penulis: Olo Siahaan

Share
Category: BekasiTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.