Terkait Penyitaan Aset, KPK Masih Terlusuri Aliran dan Penggunaan Uang Tersangka Rahmat Effendi




Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ditahan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka. Limitnews.net/Istimewa

04/07/2022 09:30:18

BEKASI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus menelusuri aliran uang dan penggunaannya dari tersangka Rahmat Effendi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), setelah sebelumnya Rahmat Effendi juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

“Penyitaan aset-aset tersangka mantan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dilakukan tentu sesuai kebutuhan proses penyidikan yang sedang kami lakukan. Saat ini penyidik masih terus telusuri aliran uang dan penggunaannya. Perkembangan akan disampaikan lebih lanjut,” kata Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi limitnews.net, Kamis (7/4/2022).

BACA JUGA: Tersangka Rahmat Effendi Diduga Tarik Uang dari Camat dan ASN Bekasi Untuk ‘Glamping’

BACA JUGA: Periksa 10 Saksi, KPK Duga Tersangka Rahmat Effendi Kumpulkan Uang ASN Untuk Investasi Pribadi

Sebelumnya, KPK menetapkan Rahmat Effendi sebagai tersangka dugaan pencucian uang (TPPU) pada Senin (4/4/2022).

"Tim penyidik KPK telah mengembangkan penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemkot Bekasi. Setelah mengumpulkan berbagai alat bukti dari pemeriksaan sejumlah saksi, tim penyidik menemukan dugaan adanya tindak pidana lain yang dilakukan oleh tersangka RE, sehingga dilaksanakan penyidikan baru dengan sangkaan TPPU," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan di Jakarta, Senin (4/4/2022).

Selain itu, pada Kamis (6/1/2022), KPK juga telah menetapkan Rahmat Effendi dan kawan-kawan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemkot Bekasi, yang terdiri atas lima penerima suap dan empat pemberi suap.

BACA JUGA: KPK Tetapkan Mantan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Tersangka Pencucian Uang

BACA JUGA: KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Rahmat Effendi dan Kawan-kawan

Lima orang tersangka selaku penerima suap adalah Rahmat Effendi (RE), Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi M. Bunyamin (MB), Lurah Jati Sari Mulyadi (MY), Camat Jatisampurna Wahyudin (WY), dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Bekasi Jumhana Lutfi (JL).

Sementara itu, empat tersangka selaku pemberi suap adalah Direktur PT ME Ali Amril (AA), pihak swasta Lai Bui Min (LBM), Direktur PT KBR Suryadi (SY), serta Camat Rawalumbu Makhfud Saifudin (MS).

 

Penulis: Olo Siahaan

Category: BekasiTags:
limitnews
No Response

Comments are closed.