Terkait PTSL, Sri Setianingrum Beberapa Kali Sebut Nama Ketua Pokmas Kaliabang Tengah

Inspektorat menunggu laporan Lurah dan Camat terkait PTSL. Limitnews.net/Olo Siahaan

BEKASI – Mantan Lurah Kaliabang Tengah Sri Setianingrum beberapa kali menyebut nama Ketua Pokmas (Kelompok Masyarakat ) Kaliabang Tengah inisial S terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) baik dari pembiayaan maupun keuangan. Sebelumnya, Sekretaris Kelurahan (Sekel) Kaliabang Tengah Herlambang juga menyebut nama Ketua Pokmas Kaliabang Tengah S.

“Semua Kelurahan dipanggil oleh Inspektorat tentunya untuk menyelesaikan PTSL. Terkait dengan keuangan, saya selaku Lurah saat itu tentang pembiayaan tidak tahu, yang tahu semuanya adalah Ketua Pokmas. Dan saya kasih tahu Ketua Pokmasnya Pak Sugianto. Ke Inspektorat juga saya katakan ke Pokmas. Ngejar Lurah gak ada apa-apanya, kejar Ketua Pokmasnya Pak Sugianto,” kata Sri Setianingrum saat ditemui limitnews.net di lantai 8 gedung Pemkot Bekasi, Kamis (22/4/2021).

Saat ditanya limitnews.net kencangnya isu di masyarakat bahwa Sri Setianingrum mengembalikan uang PTSL sebesar Rp 200 juta ke Camat Bekasi Utara Jalaludin dan ditolak oleh Camat. Isu tersebut dibantah oleh Sri Setianingrum.

“Ya gak mengembalikan, ya gak lah. Gak nerima duit gimana ngembalikan. Make duitnya juga saya tidak. Silakan konfirmasi Ketua Pokmas, Ketua Pokmasnya Pak Sugianto yang tau, soal keuangan tanya Pak Sugianto,” ujar Sri Setianingrum.

BACA JUGA: Oknum Penghapus Stempel BPHTB Terhutang di Kelurahan Kaliabang Tengah Dinilai Langgar KUHP

Sementara itu, Camat Bekasi Utara Jalaludin saat dikonfirmasi limitnews.net, Jumat (23/4/2021) di ruangannya terkait isu mantan Lurah Kaliabang Tengah Sri Setianingrum mengembalikan Rp 200 juta. Camat mengatakan, tidak tahu.

“Saya tidak tahu,” kata Camat Jalaludin.

Seperti diketahui, data yang terima limitnews.net, kepengurusan sertipikat PTSL di wilayah Kaliabang diduga melebihi Rp 150 ribu sesuai penetapan SKB Tiga Menteri. Selain itu, limitnews.net juga menerima data bahwa BPHTB Terhutang salah satu warga RW024 dihapus oleh oknum tidak bertanggungjawab yang bisa dijerat pidana KUHP.

Sebelumnya, salah satu Sekretaris RT inisial IR di wilayah RW024 menyebut BPHTB Terhutang dihapus di BPN Kota Bekasi.

Hingga berita dipublikasikan Ketua Pokmas Kaliabang Tengah inisial S, belum bisa dikonfirmasi limitnews.net.

 

Penulis: Olo Siahaan/Tomson

Share
Category: BekasiTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.