Terkait TPST Bantargebang, DPRD Sayangkan Pemkot Bekasi Tidak Minta Pendapat Dewan

Ilustrasi. Limitnews.net/Istimewa

10/26/2021 15:32:27

BEKASI – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bekasi sayangkan Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Wali Kota Bekasi sama sekali tidak meminta pandangan atau pendapat Dewan sebelum melakukan perpanjangan kerjasama pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang selama lima tahun ke depan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Kita (Dewan-red) lagi mendalami. Wali Kota sudah mengirim surat tertanggal 21 dan tanggal 25 menyampaikan adanya pembahasan terkait perjanjian kesepakatan kerjasama tidak ada perubahan kecuali adendum saja, menyampaikan perpanjangan perjanjian kerjasama 2021 hingga 2026 dan lampiran dari Kemendagri bahwa perjanjian kerjasama tersebut tidak membutuhkan persetujuan DPRD,” kata Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro saat dikonfirmasi wartawan via panggilan WhatsApp (WA), Selasa (26/10/2021).

Menurut Chairoman, Dewan punya pandangan sendiri karena Dewan punya Perda Perjanjian Kerjasama antara Daerah yang berdampak luas terhadap masyarakat atau berjangka panjang, maka perjanjian tersebut harus mendapat persetujuan DPRD.

“Perjanjian itu berdampak lingkungan satu Kecamatan, bahkan sebagian dampak lingkungannya sampai ke Kecamatan Mustika Jaya, perubahan atau penambahan adendum apapun namanya tidak melalui dan tidak mendengarkan pandangan DPRD itu yang sangat disayangkan,” tegas Ketua Dewan Chairoman.

BACA JUGA: DKI Jakarta-Kota Bekasi Perpanjang Kerja Sama Pengelolaan Sampah Bantargebang

Meski demikian Ketua Dewan tetap menyampaikan apresiasi perjanjian kerjasama tersebut, tetapi kata Chairoman seharusnya meminta pendapat masyarakat terlebih dahulu melalui perwakilannya yakni DPRD.

“Ini akan kita pertanyakan ke Wali Kota, LH, dan Kemendagri. Ini akan disikapi Dewan,” tandas Chairoman J Putro.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang kerja sama pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang selama lima tahun ke depan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Perpanjangan kerja sama antara DKI Jakarta dan Kota Bekasi ditandai dengan penandatanganan sinergi yang diteken Gubernur Anies Baswedan dengan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pada hari ini, Senin, 25 Oktober 2021, disaksikan  Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Syafrizal.

 

Penulis: Olo Siahaan

Category: BekasiTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.