Jampidsus Kejagung Periksa RJ Lino Terkait Kasus Dugaan Tipikor




Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak,SH, MH. Limitnews.net/Martini

JAKARTA - Apakah Ricard Joost Lino alias JR Lino bakalan jadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi kerjasama pengoperasioan dan pengelolaan pelabuhan PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) kerjasama usaha dengan PT. Jakarta Internasional Container Terminal (JICT)?

Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, kembali memeriksa 1 orang saksi Ricard Joost Lino alias RJ Lino, di Gedung Bundar, Jakarta, Selasa (8/12/2020).

RJ Lino diperiksa terkait dengan penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Perpanjangan Kerjasama Pengoperasioan dan Pengelolaan Pelabuhan PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) Kerjasama Usaha dengan PT. Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) pada PT. Pelabuhan Indonesia II Tahun 2009-2015.

"Saudara Ricard Joost Lino, Dipl.He. Mba diperiksa sebagai saksi selaku mantan Direktur Utama PT. Pelindo II Tahun 2009-2015. Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari serta fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang tindak pidana yang terjadi dalam proses perpanjangan kerjasama pengoperasioan dan pengelolaan pelabuhan PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero)," kata Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak,SH, MH.

BACA JUGA: Kejari Jakut Eksekusi Terdakwa Korupsi Pengadaan Crene di Pelindo II

Kapuspen belum menjelaskan siapa saja yang sudah jadi tersangka dalam perkara itu. Selama ini baru seputar pemeriksaan saksi-saksi. Sementara dalam perkara Korupsi Pengadaan 10 Unit Mobil Crene Di PT. Pelindo II (Persero) yang tangani KPK RJ Lino baru sebagai tersangka. Sementara yang lain sudah ada yang berkekuatan hukum tetap (incrah).

"Pemeriksaan para saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan coronavirus (Covid-19), antara lain dilaksanakan dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi para saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan," ucap Kapuspenkum. (Tini/Tim)

Category: JakartaTags:
limitnews
No Response

Comments are closed.