Judi Online Marak, Terkesan Ada Pembiaran

297




Selain di media sosial Facebook, promosi judi online juga marak beredar melalui pesan singkat (sms). Limitnews/Olo Siahaan

07/24/2022 14:16:46

JAKARTA – Benar atau tidak tuduhan akun bernama Opposite6890 yang menuduh oknum petinggi Polri sebagai bendahara judi online, fakta bahwa judi online saat ini menjamur di media sosial khususnya Facebook (Fb). Bahkan promosi demi promosi agar ikut judi online menyasar melalui pesan singkat (sms) handphone ke pengguna handphone lainnya hingga terkesan ada pembiaran.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Monitoring Saber Pungli Indonesia (MSPI) angkat bicara  maraknya judi online saat ini di Indonesia. Direktur Hubungan Antar Kelembagaan MSPI Thomson Gultom menyebut, bahwa saat ini terkesan ada pembiaran judi online melalui media sosial (medsos).

“Padahal sudah jelas disebutkan dalam Pasal 303 Ayat (1) angka (1) KUHP yang berbunyi, orang yang tidak berhak menuntut pencaharian dengan jalan sengaja mengadakan atau memberi kesempatan main judi atau sengaja turut campur dalam perusahaan main judi hukuman diancam dengan pidana penjara paling lama 10 tahun,” kata Direktur MSPI, Thomson Gultom saat dimintai tanggapannya melalui sambungan telepon, Minggu (24/7/2022) pagi.

BACA JUGA: Direktur MSPI Diperiksa Propam Mabes Polri Terkait Aduan Pelepasan Kapal SPOB Baruna

BACA JUGA: Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J, Kuasa Hukum Sebut Sudah Ada Tersangka

Thomson mengakui, bahwa maraknya judi online karena terkesan adanya pembiaran dari penegak hukum dalam hal ini Polri.

“Terkesan dibiarkan, kalau terkesan dibiarkan berarti diduga kuat ada kordinasi yang baik dengan oknum aparat penegak hukum dengan penyelenggara judi online,” ungkap Thomson.

Untuk itu, Thomson berharap peristiwa misteri tewasnya Bripda Nofriansyah Josua Hutabarat atau Brigadir J moment Polri menyikat habis praktik-praktik perjudian online.

“Saya berharap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Khusus untuk memberantas judi online yang sudah membuat resah masyarakat Indonesia,” tandasnya.

 

 

Penulis: Olo Siahaan

Category: JakartaTags:
limitnews
No Response

Comments are closed.