Kadis SDA DKI Biarkan Proyek ‘Siluman’ Waduk Sunter Dipertanyakan

limitnews.net

Tidak ada pekerja yang bekerja di waduk Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dua orang yang terlihat di lokasi adalah pemancing, Rabu, (20/10/2021). Limitnews.net/Martini

10/21/2021 08:56:21

JAKARTA - Kepala Dinas Sumber Daya Air Pemprov DKI Jakarta membiarkan Proyek ‘siluman’ waduk Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara menjadi pergunjingan masyarakat. Pasalnya, proyek itu tidak memiliki papan proyek, dan bedeng serta progres pekerjaan tidak jelas.

Selain tidak memiliki papan proyek pekerjaan itu terlihat seperti ‘mati suri’, karena aktifitas dilapangan terlihat sunyi. "Iya, mamang tidak terlihat ada pekerja hari ini," ujar salah satu warga setempat yang tidak mau disebutkan kan namanya, Rabu (20/10/2021).

Warga itu menambahkan, bahwa sejak dua hari sebelumnya juga tidak terlihat pekerja.

"Seperti inilah, sudah dua hari tidak ada pekerja. Bagaimana mau selesai pekerjaan kalau pekerja seperti ? Nanti seperti pekerjaan sebelumnya lagi, mangkrak," ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, bahwa proyek itu tidak memiliki bedeng dan papan nama proyek. Padahal bedeng dan papan nama proyek menjadi pekerjaan Pemborong yang pertama sebelum melaksanakan kegiatannya yang diatur dalam peraturan pemerintah atau yang lazimnya sebagai materi kontrak dalam penandatanganan kontrak.

Sebab pada papan nama proyek Itulah masyarakat dapat melakukan kontrol nya dalam penggunaan anggaran, baik progres pekerjaan dan nilai anggaran. Informasi di dalam papan nama proyek haruslah mencantumkan nama proyek, nomor kantor atau perusahaan proyek, asal anggaran yang digunakan, besar anggaran, waktu pelaksanaan, nama sebuah perusahaan yang melaksanakan proyek dan nama perusahaan yang mengawasi jalannya proyek tersebut juga wajib dicantumkan.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Yusmada Faizal, belum menanggapi konfirmasi yang dikirimkan melalui WhatsApp (WA), Sabtu, (9/10/2021), kepada Humas SDA Roy.

Demikian juga halnya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) SDA Ericsson tidak menanggapi WhatsApp.

 

Penulis: Martini

Category: JakartaTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.