Kejagung Periksa 15 Saksi Terkait Dugaan Korupsi PT Asabri

Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH,MH. Limitnews.net/Martini

JAKARTA - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali memeriksa 15 saksi terkait dugaan korupsi Rp 23 miliar di PT Asabri, Kamis (15/4/2021).

Saksi yang diperiksa antara lain RA selaku Ex Sales PT. Yuanta Sekuritas Indonesia, AAN selaku Sales PT. Yuanta Sekuritas Indonesia, TJ selaku Wapreskom PT. Grahamas Citrawisata, SA selaku Direktur PT. Indodax Nasional Indonesia, GI selaku Marketing pada PT. Ciptadana Sekuritas Asia, SWW selaku Executive Vice President Investment Banking PT. Yuanta Sekuritas Indonesia, SD selaku Direktur Investment Banking PT. Yuanta Sekuritas Indonesia, AHM selaku Sales PT. Yuanta Sekuritas Indonesia.

Kemudian DT selaku adik tersangka BTS, UA selaku Sales PT. Yuanta Sekuritas Indonesia, FP selaku Nominee, HW selaku Pegawai PT. Asabri (Persero), IS selaku Pegawai PT. Asabri (Persero), NS selaku Direktur Operasional PT. Mega Capital Sekuritas periode tahun 2014-2018, PDH selaku Direktur Utama PT. Gunung Bara Utama.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. AsabriI," kata Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH MH, Kamis (15/4/2021).

Kapuspenkum juga menyampaikan bahwa pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19.

 

Penulis: Martini

Share
Category: JakartaTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.