Kejagung Periksa Saksi Kasus Dugaan Korupsi di BPJS dan PT Asabri




Kapuspenkum Kejagung RI Leonardo Ebenezer Simanjuntak, SH,MH. Limitnews.net/Tomson

JAKARTA - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI memeriksa satu orang sebagai saksi kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengelolaan Keuangan dan dana Investasi di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Selain itu, Kejagung juga memeriksa empat orang saksi terkait dengan Tipikor pada PT Asabri di Gedung Bundar Jakarta, Senin (8/3/2021).

Saksi yang diperiksa adalah AN selaku Direktur Pengembangan Investasi BPJS terkait kerugian Rp 16,5 triliun pada BPJS ketenagakerjaan.

BACA JUGA: Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Sita 429 Hektar Tanah Milik Benny Tjokro

Sementara empat saksi yang diperiksa untuk perkara dugaan korupsi PT Asabri diantaranya TK selaku Ketua KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Kuningan Properti, POS selaku Nominee tersangka JS, SW selaku pemegang saham PT Tricore Kapital Sarana, APS selaku Nominee Tersangka BTS.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang tindak pidana korupsi yang terjadi di PT Asabri yang merugikan negara Rp 23,7 triliun.

"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19, antara lain dengan memperhatikan jarak aman antara saksi diperiksa dengan Penyidik yang telah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak.  (Tom)

Category: JakartaTags:
limitnews
No Response

Comments are closed.