Kejagung Periksa Sembilan Saksi Terkait Kasus Korupsi PT. Asabri

Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH,MH. Limitnews.net/Martini

JAKARTA - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung RI memeriksa 6 orang pengurus perusahaan sekuritas dan 3 orang saksi pemilik SID (Single Investor Identification) yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), Selasa (22/6/2021).

Semua terperiksa diperiksa sebagai saksi-saksi masing, HL selaku selaku Direktur Utama PT. Pasific 2000 Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman broker PT. Asabri, T selaku Direktur Utama PT. Equity Sekuritas Indonesia, diperiksa terkait pendalaman broker PT. Asabri, LPH selaku Direktur Utama Universal Broker Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman broker PT. Asabri,  MAS selaku Direktur Utama PT. Mahakarya Artha Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman broker PT. Asabri, OB selaku Direktur Utama PT. Kresna Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman broker PT. Asabri, MR selaku Direktur Utama PT. Bina Artha Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman broker PT. Asabri, AAL selaku Sales Agent PT. Lotus Andalan Sekuritas Indonesia, diperiksa terkait klarifikasi SID (Single Investor Identification), JA selaku pribadi / wiraswasta, diperiksa terkait klarifikasi blokir SID  dan FJS selaku pribadi / wiraswasta, diperiksa terkait klarifikasi blokir SID.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Asabri,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Lenardo Ebenezer Simanjuntak, SH, MH, Rabu (23/6/2021).

Dan dia juga menyampaikan dalam pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19.

 

Penulis: Tomson

Category: JakartaTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.