Sabtu, 19 September 2020

limitnews.net

Limit News > Jakarta > Otak Pembobol Bank Masih Hanya Sebagai Saksi
Posted By: limitnews, 5:56 AM, 13 September 2017

Otak Pembobol Bank Masih Hanya Sebagai Saksi

Share

JAKARTA-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fedrik Adhar, SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara menghadirkan Hermanto untuk diperiksa sebagai saksi terhadap perkara terdakwa Dion Robert Renold Amalo, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jl. Gajah Mada, No.17, Jakarta Pusat, Selasa (12/9).

Dihadapan persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Maringan Sitompul, SH, saksi Hermanto mengakui, dialah yang memperkenalkan PT. Rockit Aldewa (RA) ke PT. Bank Mandiri sehingga terjadi pengucuran kredit Rp 250 miliar. Hermanto juga mengakui sebagai perantara pemberian uang Rp 740 juta kepada terdakwa Dion (salah satu Pejabat Pengambil Keputusan Pengucuran Kredit di Bank Mandiri) yang ditransfer melalui rekeningnya.

“Saya tidak pernah meminta uang itu. Tetapi mereka yang menawarkan,” ucap terdakwa Dion.

Atas pernyataan terdakwa itu majelis hakim mengamini. “Ya, bukan kamu yang minta, tetapi mereka menawarkan sehingga kamu tergiur,” ucap hakim Maringan menimpali pernyataan terdakwa.

Pada persidang sebelumnya saksi Heru Suganda bersaksi bahwa pemberi uang terhadap terdakwa Dion adalah Hermanto. Itulah makanya saksi Hermanto dihadirkan kepersidangan.

Dari pantauan limitnews.net dipersidangan, saksi Hermanto sangat berperan besar dalam pencairan keredit macet Rp 250 miliar tersebut. Bahkan majelis menyampaikan penilaiannya bahwa para saksi lihai, lihai dalam bertindak sehingga mampu membobol sejumlah bank dengan mudah hingga mencapai Rp 0,5 triliun, di antaranya Bank Mandiri sebesar Rp 250 miliar.

Heru Suganda saat bersaksi terlihat tenang-tenang saja. Secara phisikologis dia tidak terlihat terbebani dan berkilah bukan dirinya yang mengurus orang-orang bank. Termasuk urusannya kredit bermasalahnya ke Bank Mandiri sebesar Rp 250 miliar.

“Yang mendekati orang bank, termasuk memberikan uangnya, Pak Hermanto. Saya tidak tahu berapa orang bank dikasih,” ujar Heru.

Terdakwa Dion Robert Renold Amalo mengakui keterangan saksi Heru. Termasuk uang Rp 740 juta diteima dari saksi Hermanto.

Majelis memerintahkan JPU menghadirkan semua saksi kepersidangan. “Diusahakan Roslina Butar-butar dari Bank Mandiri (pusat) juga dihadirkan. Saksi sebelumnya menyebut-sebut saksi ini tahu bahkan ikut menyetujui pengukuran kredit ke PT RA,” tutur Maringan Sitompul yang diamini jaksa.

Sekedar info, saksi Heru Suganda saat ini tengah ditahan sebagai tersangka di Bareskrim Polri. (TOM)

Share
Bagikan:
Share

Berita Terkait lainya

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Berikan komentar

Notifikasi

wpDiscuz