Polda Metro Jaya ‘Ceroboh’ Tidak Tahan Tersangka Firli Bahuri

Posted by : limitnew 24 Januari 2024 Tags : Polda Metro Jaya Ceroboh
Mantan Ketua KPK Firli Bahuri usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri. Limitnews/Istimewa

JAKARTA – Beberapa penggiat anti korupsi mendesak dan sudah mengingatkan agar penyidik Polda Metro Jaya melakukan penahanan terhadap Firli Bahuri setelah ditetapkan tersangka. Namun hal itu tidak dilakukan oleh penyidik.

Bagaikan suatu ‘kecerobohan’, kini mantan Ketua KPK itu kembali menggugat Polda Metro Jaya dalam hal ini menggugat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak melalui praperadilan ke PN Jakarta Selatan (Jaksel).

Tidak menahan Firli Bahuri itu artinya penyidik membiarkan tersangka dengan leluasa untuk bermanuver, komunikasi dengan berbagai pihak untuk melakukan perlawanan.

BERITA TERKAIT: Firli Bahuri Gugat Dirreskrimsus Polda Metro Jaya ke PN Jaksel

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) kembali mengatakan seharusnya polisi segera menahan tersangka Firli Bahuri demi ketegasan dalam hukum.

“Boleh aja diajukan praperadilan, kita hormati lah, karena itu sarana yang diberikan hukum untuk membela diri para tersangka. Dan masih dimungkinkan karena putusan praperadilan kemarin itu kan tidak diterima, bukan ditolak. Kalau ditolak sudah tidak bisa lagi. Di sisi lain, harus ada ketegasan dari kepolisian untuk melakukan penahanan,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Kamis (24/1/2024).

Menurut Boyamin, dengan status tersangka, polisi tentunya telah memiliki alat bukti yang cukup. Dia khawatir Firli bisa memengaruhi saksi hingga bahkan melarikan diri.

“Karena ini wewenang penyidik untuk melakukan penahanan karena sudah tersangka dan diyakini dua alat bukti cukup, dan salah satunya hakim kemarin menyiratkan dua bukti sudah cukup dalam sidang praperadilan,” katanya.

“Nah, tidak ada kendala polisi melakukan penahanan. Karena kalau tidak ditahan, ya, dikhawatirkan memengaruhi saksi-saksi dan merusak barang bukti, kalau melarikan diri ya bisa saja. Seharusnya dan harus Polda Metro Jaya menahan dalam waktu yang tak lama, kalau perlu minggu ini,” sambung Boyamin.

Kembali Ajukan Praperadilan

Sebelumnya, mantan Ketua KPK Firli Bahuri kembali melayangkan gugatan praperadilan karena tidak terima dijadikan tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Kali ini, Firli menggugat Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak.

Dilansir SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (23/1/2024), gugatan tersebut telah teregister dengan nomor perkara 17/Pid.Pra/2024/PN JKT.SEL. Gugatan didaftarkan pada Senin, 22 Januari 2024.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmi Berhentikan Firli Bahuri Sebagai Ketua KPK

Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Djuyamto membenarkan adanya gugatan praperadilan yang diajukan oleh mantan Ketua KPK Firli Bahuri untuk yang kedua kalinya.

“Ya memang betul ada permohonan praperadilan yang didaftarkan kembali oleh Firli Bahuri melalui kuasa hukumnya pada hari Senin 22 Januari 2024,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa.

Djuyamto menjelaskan gugatan praperadilan itu bakal digelar perdana pada pekan depan atau tepatnya pada 30 Januari 2024.

 

Penulis: Demson

RELATED POSTS
FOLLOW US