Sabtu, 19 Oktober 2019

limitnews.net

Limit News > Jakarta > Presiden Direktur PT Vantec Indomobil Logistic Digugat ke Pengadilan
Posted By: limitnews, 4:43 PM, 15 Desember 2017

Presiden Direktur PT Vantec Indomobil Logistic Digugat ke Pengadilan

Share

MOHAN

Kiri ke kanan: Adam Mohan, Soltan Aruan SH dan David Aruan SH/Foto IST

JAKARTA – Presiden Direktur PT Vantec Indomobil Logistic, Makoto Isimaru digugat ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh Adam.C. Mohan, selaku salah satu pendiri perusahaan dan yang telah sukses membangun perusahaan mulai dari nol hingga besar saat ini.

Adam.C. Mohan merupakan Tenaga Kerja Asing asal Negara Malaysia yang sudah berpengalaman 25 tahun
bekerja di Indonesia dan telah membuka mata dunia usaha terhadap PT Vantec Indomobil Logistic sebagai Direktur Operasional sejak 2012.

“Dengan pengalaman dan keahliannya di bidang pergudangan yang didukung relasi yang luas diberbagai instansi pemerintah membuat urusan yang terkait dengan ekspor, impor lancar sehingga PT Vantec Indomobil Logistic menjadi pilihan dunia usaha dalam penyimpanan barang barang mereka,” kata Soltan Aruan SH kepada wartawan limitnews.net didampingi David Aruan SH, MH dari Kantor Advokat Soltan Aruan & Partner yang juga didampingi korban Adam. C. Mohan.

“Dialah yang mendirikan PT Vantec Indomobil Logistic yang merupakan perusahaan joint Venture antara Vantec Corporation Japan dengan Indomobil Indonesia, berdasarkan Letter of Acknowledgement 13 Februari 2012,” sambung Soltan.

Kesuksesan mendirikan PT Vantec Indomobil Indonesia bukannya mendapatkan penghargaan dari perusahaan justru menjadi seolah-olah menciptakan persaingan tidak sehat didalam perusahaan sehingga muncullah upaya-upaya untuk menyingkirkan Adam.C.Mohan.

Akibatnya, Adam Mohan mengalami sakit stroke pada Januari 2017. Saat itulah para kompetitornya bereaksi, itulah saatnya mereka mengambil kesempatan dikala Adam tidak dapat bekerja.

Selanjutnya, tutur Soltan, Perusahaan memberikan 5 Employment Agreement mulai 2013, 2014, 2015, 2016 dan 2017 kepada Adam.C.Mohan di rumahnya pada Februari 2017 untuk ditandatangani. Pada saat itu Adam baru pulang dari Rumah Sakit habis pemulihan sakit stroke, sehingga dia tidak memahami secara seksama isi perjanjian itu.

Adam dengan terpaksa menandatangani kelima Employment Agreement itu karena diancam tidak menerima gaji. Padahal employment agreement tersebut sudah lampau yang seharusnya ditandatangani pada 2013, 2014, 2015, 2016.

“Inilah salah satu strategi menyingkirkan Adam,” ujar Soltan.

Setelah pulih dari penyakit stroke nya, Adam mempelajari employment agreement tersebut dan disitulah dia menyadari bahwa pada setiap Employment Agreement itu, jabatannya diturunkan dari Direktur Operasional menjadi bagian manajer, kemudian makin turun lagi dan semakin turun lagi, dan gaji yang diterima juga semakin menurun.

Menurut Adam Mohan, sejak bekerja dia menerima gaji dengan dolar, tetapi saat ini dia sudah dibayar dengan hitungan rupiah.

“Saya bekerja disuruh pulang. Padahal saya dimotivasi, butuh aktifitas agar jangan sampai stress. Eh, Kimoto Asimura malah membuat saya tambah stres. Akhirnya saya konsultasi dengan pak Soltan Aruan. Ternyata employment agreement itu melakukan pelanggaran terhadap ketentuan UU RI No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, Jo. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.16 Tahun tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing,” katanya.

Pelanggaran-pelanggaran ini antara lain berkaitan dengan penerimaan negara bukan pajak sebesar USD1.200/tahun, yaitu pemasukan ijin mempekerjakan tenaga kerja orang asing (IMTA).

“Oleh karena tindakan itu saya menuntut keadilan, keadilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Adam Mohan mengisahkan penderitaannya.

“Kita sudah melakukan upaya hukum dengan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. Perkara 622/PDT.G/2017/PN.JKT-PST dengan tergugat I, PT Vintec Indomobil Logistic dan tergugat ISI, Presiden Direktur Makoto Isimaru dengan tuntutan ganti rugi Rp 32 miliar,” kata Mohan dengan harapan gugatannya dikabulkan. (OLO/TOM)

Share
Bagikan:
Share

Berita Terkait lainya

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Berikan komentar

Notifikasi

wpDiscuz