Ribka Tjiptaning Mengecam Keras Pemecatan dr Terawan dari Keanggotaan IDI




Anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning Proletariyati dan Dr. dr Terawan Agus Putranto. Limitnews.net/Istimewa

03/28/2022 07:31:57

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning Proletariyati mengecam keras pemecatan secara permanen mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Dr Terawan diberhentikan melalui hasil rapat sidang khusus Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK).

"Memutuskan, menetapkan, meneruskan hasil keputusan rapat sidang khusus MKEK yang memutuskan pemberhentian permanen sejawat Dr. dr. Terawan Agus Putranto sebagai anggota IDI," kata Pimpinan Presidium Sidang Abdul Azis melalui siaran pers diterima redaksi, Minggu (27/3/2022).

“Kenapa dia (Terawan-red) harus diberi sanksi bahkan dipecat seperti itu?” kata Ribka Tjiptaning dalam cuplikan video diterima limitnews.net, Minggu (27/3/2022).

Ribka menilai Terawan tidak melakukan kesalahan yang fatal maupun kesalahan yang merugikan orang banyak. Menurut Ribka, terdapat dokter lainnya yang melakukan malpraktek tetapi bisa terlepas dari jeratan malpraktek akibat ikatan profesi dokter yang begitu kuat.

“Melakukan DSA (Digital Substraction Angiography) nggak pernah ada korban, baik dari pejabat maupun sampai dengan tingkat rakyat biasa. Dilakukan dengan baik-baik,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana ini.

BACA JUGA: Terkait Pemberhentian LKM NIK, PMII Desak DPRD Panggil Plt Wali Kota Tri Adhianto

BACA JUGA: Pernyataan ‘Wartawan Abal-abal’ Iskandar Zulkarnain Berakhir di Mabes Polri

BACA JUGA: Periksa Dirut PT Kota Bintang, KPK Selidiki Aliran Uang Tanah Polder untuk Rahmat Effendi

Terkait dengan kampanye vaksin Nusantara, Ribka merasa bahwa kampanye yang dilakukan oleh Terawan justru patut diacungi jempol. Ketika negara mengimpor vaksin dari luar negeri, tutur Ribka, Terawan justru yakin bahwa bangsa Indonesia dapat membuat vaksin sendiri.

“Dia punya keyakinan bahwa suatu saat kita pasti bisa membuat vaksin, apalagi semakin ke sini, pernyataan Pak Jokowi semakin jelas bahwa kita harus mencintai produk dalam negeri,” ucap dia.

Ribka juga memandang bahwa Terawan telah berkontribusi dan bermanfaat bagi masyarakat luas melalui ilmunya sebagai seorang dokter.

Oleh karena itu, Ribka sangat menyayangkan keputusan Majelis Kode Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) yang memberhentikan Terawan dari IDI secara permanen. Menurut dia, lebih baik IDI berfokus pada edukasi dan memperjuangkan nasib dari para dokter.

“Lebih baik IDI memperjuangkan nasib dokter-dokter yang belum jelas, juga mencerdaskan adik-adik kita,” tandas Ribka Tjiptaning.

 

Penulis: Herlyna/Olo Siahaan

Category: JakartaTags:
limitnews
No Response

Comments are closed.