Selain Divonis 12 Tahun, Hakim Cabut Hak Juliari Batubara Dipilih Duduki Jabatan Publik

limitnews.net

Mantan Mensos Juliari Batubara duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor Jakarta. Limitnews.net/Istimewa

JAKARTA – Selain divonis 12 tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta juga mencabut hak mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara untuk dipilih dalam jabatan publik selama 4 tahun sejak selesai menjalani pidana pokok.

Majelis hakim Tipikor Jakarta, Senin (23/8/2021), meyakini mantan Menteri Sosial Juliari Batubara memerintahkan pengumpulan ‘fee’ ke para penyedia bansos sembako Covid-19 di Kementerian Sosial.

Menteri Sosial 2019-2020 Juliari Batubara divonis 12 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan karena terbukti menerima suap Rp32,482 miliar dari 109 perusahaan penyedia bantuan sosial sembako Covid-19 di wilayah Jabodetabek.

BACA JUGA: Terima Suap Saat Pandemi, JPU KPK: Perbuatan Juliari Batubara Sangat Tercela dan Ironi

Vonis tersebut lebih berat dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang meminta agar Juliari Batubara divonis 11 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan. Juliari juga diminta untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp14.597.450.000 subsider 2 tahun penjara.

"Menyatakan, terdakwa Juliari Batubara telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama secara berlanjut sebagaimana dakwaan alternatif pertama. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda sejumlah Rp500 juta dengan ketentuan bila denda tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 6 bulan," kata ketua majelis hakim Muhammad Damis.

 

Penulis: Tomson              

Category: JakartaTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.