Terungkap di Persidangan, Raja Haq Miliki Narkoba Dikendalikan dari Lapas

JPU Shubhan, SH membacakan surat dakwaan terdakwa Raja Haq alias Rhamadhan di hadapan KM Benny, SH, MH. Limitnews.net/Tomson

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Shubhan, SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara menghadapkan terdakwa Raja Haq Rhamadhani bin Sugianto secara virtual kehadapan persidangan pqimpinan Ketua Majelis Hakim Benny, SH, MH, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jl. Gajah Mada No.17, Jakarta Pusat, Rabu (7/7/2021).

Terdakwa Raja Haq Rhamadhani bin Sugianto yang teregister dalam surat dakwaan PDM-216/Em./JKT-UTR/05/2021 berumur 18 tahun, WNI, tinggal di Kampung Kalimati RT.012,003 Kel. Kedaung Kaliangke Kec. Cengkareng, Jakarta Barat.

Dalam surat dakwaan JPU Shubhan mengatakan Terdakwa Raja Haq Rhamadhan Bin Sugianto, didakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 112 ayat (2) UURI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika karena telah memiliki tanpa hak narkoba jenis sabu-sabu seberat 120,34 gram dan narkoba jenis ektasy 5 butir.

Terdakwa Raja Haq ditangkap Satnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara di kediamannya di daerah Cengkareng, Jakarta Barat dengan barang bukti 4 klip palstik berisikan 1 paket plastik besar (logo A) berisi kristal bening narkotika jenis sabu berat brutto 109,9 gram, 1 paket plastik sedang (logo B) berisi kristal bening narkotika jenis sabu berat brutto 5,12 gram, 1 paket plastik sedang (logo C) herisi kristal hening narkotika jenis sabu seberat brutto 5,13 gram 1 paket plastik sedang (logo D) berisi 5 bulir Pil Ectasy warna merah logo GTR berat brutto 1,91 gram.

Kemudian Terdakwa berikut barang buktinya dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna proses lebih lanjut Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik No. LAB: 0432/NNF/2021 tanggal 05 Februari 2021 dari Puslabfor Bareskrim Polri.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris Kriminalistik disimpulkan bahwa barang bukti dengan nomor 0193/2021/NF s/d 0195/2021/NF- berupa kristal warna putih tersebut diatas adalah benar mengandung Metamfetamina, terdaftar dalum Golongan 1 Nomor urut 61 Lampiran UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 0196/2021/NF- berupa tablet warna merah tersebut diatas adalah benar mengandung MDMA terdaftar dalam Golongan I Nomor urut 37 Lampiran UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Menurut Shubhan, terdakwa mendapatkan dan memiliki narkoba itu atas petunjuk dari Wahyu (penghuni) salah satu lapas di Jakarta.

"Perbuatan tersebut dilakukan terdakwa berawal pada bulan Januari 2021 Terdakwa mendapatkan tawaran pekerjaan dari temannya yang berada salah satu Rutan dengan nama Wahyu (DPO) Als WY dan pekerjaan Terdakwa tersebut adalah mengambil barang Narkotika jenis Sabu di lokasi yang sudah ditentukan oleh Wahyu daerah Lenteng Agung Jakarta Selatan, kemudian pada hari Sabtu tanggal 16 Januari 2021 sekira pukul 11.00 WIB Terdakwa jalan ke daerah Lenteng Agung Jakarta Selatan. Setelah sampai di lokasi yang sudah ditentukan lalu Terdakwa diarahkan ke gang lontar dan melihat ada plastik hitam di dekat semak semak lalu Terdakwa mengambilnya. Dan teryata benar di dalam plastik hitam tersebut terdapat 2 kantong plastik sedang berisi narkotika jenis sabu dan 5  butir narkotika jenis ekstacy," ujar JPU Shubhan saat membacakan dakwaannya.

Dia menambah, setelah terdakwa mendapatkan lalu Terdakwa menuju jalan pulang. Setelah Terdakwa sampai dirumah Terdakwa menunggu arahan dari Wahyu (DPO) dan Terdakwa disuruh melakukan penimbangan 1 plastik bening ukuran sedang isi kristal sabu dengan berat 109,00 gram brutto.

Setelah melakukan penimbangan kemudian Terdakwa menunggu arahan selanjutnya dari Wahyu. Bahwa selanjutnya pada hari Senin tanggal 18 Januari sekira jam 02.30 saat Terdakwa sedang berada didalam rumah yang berada di lantai atas rumahnya, datang beberapa orang berpakaian preman dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok diantaranya saksi Prasetyo dan saksi Asep Gunawan melakukan penangkapan terhadap Terdakwa.

 

Penulis: Tomson

Category: JakartaTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.