Terus Periksa Saksi, Kejagung Belum Tetapkan Tersangka Baru PT Asabri

Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak,SH, MH. Limitnews.net/Martini

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi, namun belum juga menetapkan tersangka baru terkait kasus dugaan korupsi pada PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

Bahkan, dalam dua hari Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejagung RI kembali memeriksa 7 orang saksi untuk perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PT Asabri.

"Saksi yang diperiksa, Kamis 29 April diantaranya FD selaku Direktur PT. Millenium Capital Management terkait penghitungan kerugian keuangan negara yang sedang dilaksanakan oleh Tim Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, AT selaku Direktur Utama PT. Mandiri Mega Jaya terkait dengan aset Tersangka BTS, RH selaku Head Securities Services PT. Bank Maybank Indonesia, Tbk terkait dengan aset Tersangka BTS, JCT selaku Direktur Utama PT. Bravo Target Selaras terkait dengan aset Tersangka BTS, AI selaku Kepala Cabang Bank Common Wealth Cabang Kelapa Gading terkait dengan aset tersangka BTS," kata Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Kamis (29/4/2021).

Sementara pada hari Rabu (28/4/2021) kemarin penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 2 saksi diantaranya DH selaku Direktur Keuangan dan Investasi PT Wanaartha Life dan BH selaku Kepala Grup Hukum BNI (Persero) Tbk.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Asabri," ujar Kapuspenkum.

 

Penulis: Tomson

Share
Category: JakartaTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.