Warga Koja Keracunan Makanan, Polisi Selidiki ‘Rice Box PSI’

‘Rice Box PSI’. Limitnews.net/Istimewa

10/25/2021 21:45:38

JAKARTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Koja menyelidiki sampel nasi kotak yang dibagikan oleh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan diduga menyebabkan sejumlah warga Koja, Jakarta Utara, keracunan.

Kapolsek Koja Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Abdul Rasyid mengatakan, sampel nasi kotak berisi sayur buncis, telur dan tempe orek tersebut dikirimkan ke laboratorium Polri di wilayah Sentul, Bogor, Jawa Barat, sebagai bagian dari penyelidikan awal.

"Jadi kita belum melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Nanti dari hasil laboratorium kan ketahuan, misalnya, nasinya ada racunnya kah?Jenis apa? Racun apa?," kata Rasyid kepada wartawan di Jakarta Utara, Senin (25/10/2021).

Sementara itu, Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Jakarta Utara meminta maaf atas insiden dugaan keracunan makanan. Ketua DPD PSI Jakarta Utara Darma Utama juga menjanjikan santunan pada korban dugaan keracunan. Korban merupakan warga Kampung Beting, Koja, Jakarta Utara.

BACA JUGA: Viani: PSI Belum Kirim Surat Pemecatan dan Pengajuan PAW

Darma mengatakan,  makanan siap saji itu bagian dari program ‘Rice Box PSI’ yang sudah digelar sejak April 2021. Sampai hari ini, kata dia, sudah dibagikan lebih dari 300 ribu di seluruh Indonesia. Selama ini, sama sekali tidak ada masalah.

"Kejadian seperti di Kampung Beting itu adalah yang pertama kali,” kata Darma Utama dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Pada kesempatan berbeda, pemilik warung, Lidya, juga telah meminta maaf atas kejadian keracunan makanan di Kampung Beting, Koja, Jakarta Utara. Selama ini ia sudah menjaga agar makanan aman dikonsumsi.

Menurut Lidya, dia sudah bekerjasama dengan PSI menyediakan makanan untuk program ‘Rice Box PSI’ sejak Agustus lalu dan sudah memasak untuk lebih 1.000 kotak nasi.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Ini murni kesalahan saya,” kata Lidya.

Lidya berterima kasih kepada PSI karena program tersebut telah membantu usaha kulinernya bisa tetap bertahan di tengah pandemi ini.

 

Penulis: Martini

Category: JakartaTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.