Baru Dilantik Sebagai Kajari, Hadiman Langsung Gebrak Mojokerto




Kajari Mojokerto Hadiman memimpin langsung melakukan penyitaan aset tersangka. Limitnews.net/Herlyna

03/21/2022 16:47:43

MOJOKERTO – Baru saja dilantik menjabat sebagai Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Hadiman, SH,MH langsung menggebrak Kota Mojokerto. Pasalnya, penyidik Kejari Kota Mojokerto melakukan penyitaan terhadap aset tersangka Iwan Sulistiono, Senin (21/3/2022).

Pelaksanaan penyitaan tersebut dilaksanakan berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Mojokerto Nomor 70 / Pen.Pid / 2022 / PN Mjk tanggal 21 Februari 2022.

Adapun penyitaan tersebut dari perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam Penyaluran dan Penggunaan Kredit Modal Kerja (KMK) dari Bank Jatim Cabang Mojokerto kepada CV. Dwi Dharma Tahun 2013 dan PT. Mega Cipta Selaras Tahun 2014 dengan kerugian Keuangan Negara seberang ± Rp 1,4 miliar.

Hal itu disampaikan Kajari Kota Mojokerto, Hadiman, SH,MH melalui relis yang diterima redaksi, Senin (21/3/2022).

BACA JUGA: Hadiman dan Kajati Mia Amiati Kembali Bersatu di Jawa Timur

BACA JUGA: Kejaksaan Tingkatkan Penyelidikan ke Penyidikan Proyek Mangkrak Hotel Kuansing

Adapun aset yang disita oleh tim penyidik Kejari Kota Mojokerto itu diantaranya:

1.Sebidang tanah beserta bangunan di atasnya denga Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 2701 An. Iwan Sulistiono (IS).

2.Sebidang tanah beserta bangunan di atasnya dengan SHM Nomor 2300 An. IS

3.Dua bidang tanah beserta bangunan di atasnya dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 620 dan SHGB Nomor 621 An. IS.

Lebih jauh Hadiman, menyebutkan bahwa dalam kasus ini tersangka ada tiga orang yaitu Tersangka IS sebagai nasabah peminjam modal kerja selaku Komisaris CV. Mega Cipta Selaras, Tersangka AM kepala PT Bank Jatim Cabang Kota Mojokerto, Kemudian Tersangka RZA AF jabatan pengelia (pejabat menyetujui kredit modal kerja PT Bank Jatim Cabang Kota Mojokerto).

Ketiga tersangka sudah ditahan, dan tersangka melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No.31 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) Ke 1 KUHP.

Hadiman mantan Kajari Kuansing yang merupakan Kajari Terbaik 3 se Indonesia tahun 2020 dan terbaik harapan dua se Indonesia tahun 2021, dalam penanganan korupsi itu mengatakan tidak akan kendor untuk melaksanakan perintah undang-undang.

Penerima penghargaan pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK/WBBM) 2020 dan 2021 yang punya motto, "Saya Hanya Berusaha Untuk Selanjutnya Biarlah Allah Yang Menentukan" itu tetap konsisten dalam memburu koruptor.

Penulis: Herlyna

Category: NASIONALTags:
limitnews
No Response

Comments are closed.