Belum Terima Surat Panggilan, Budiman Sudjatmiko Sebut Dirinya PDIP Sejati







Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko (kanan) berpose sambil mengepalkan tangan usai menghadiri deklrasi Gerakan PraBu di Gedung Marina, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/8/2023). Limitnews/Istimewa

08/21/2023 17:30:35

JAKARTA - Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko mengaku belum menerima surat pemanggilan resmi dari partai berlambang banteng moncong putih itu. Ia bahkan menyebut sama sekali belum berpikir pindah partai karena merasa PDIP sejati.

"Saya belum bisa memberikan komentar, karena memang belum ada surat pemanggilan kepada saya," kata Budiman saat dihubungi awak media di Jakarta, Senin (21/8/2023).

BERITA TERKAIT: Tegas Dukung Prabowo, Budiman Sudjatmiko Akui Siap Mendapat Sanksi dari PDIP

Budiman dikabarkan akan menerima sanksi dari DPP PDIP, terkait deklarasi dukungannya kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2024 pada hari ini. Ia tidak menampik bahwa dirinya sudah menerima teguran secara personal dari Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Kendati demikian, dia menegaskan belum dipanggil untuk menerima sanksi.

"Saya belum bisa memberikan komentar, karena memang belum ada surat pemanggilan kepada saya. Jadi, baru peringatan dari Pak Sekjen secara personal dan belum ada surat pemanggilan," ucapnya.

Ia menjelaskan apabila ada kader yang akan dikenai sanksi, biasanya akan dipanggil terlebih dahulu melalui surat secara keorganisasian. Untuk itu, dirinya memilih tak ke Kantor DPP PDIP pada hari ini.

"Tetapi jika ada surat pemanggilan resmi saya datang. Ada Majelis Kehormatan Partai, ya karenanya saya menunggu saja," jelas Budiman.

Saat disinggung awak media mengenai kemungkinan mundur dari PDIP, Budiman menyatakan akan menunggu pemanggilan partai terlebih dahulu. Hal ini agar dirinya bisa memberikan penjelasan atas pernyataan dukungannya ke Prabowo beberapa waktu lalu.

"Saya tidak terpikir, saya tidak terpikir pindah, karena saya masih PDI Perjuangan dan saya masih ada dan saya masih ada kewajiban," ujarnya.

BACA JUGA: Duhhh…Gibran Tak Diundang Pertemuan Kepala Daerah dari PDI Perjuangan se-Jateng

Budiman mengatakan dirinya PDIP sejati karena telah bergabung ke partai itu sejak duduk di sekolah dasar. Dia menyebut PDIP adalah tempat dia berjuang bukan hanya sekadar organisasi.

"Tolong sampaikan tolong tulis ya, saya ini saya merasa bahwa saya PDIP sejati. Saya sejak kelas 6 SD sudah ikut PDIP sudah merasa ajar-ajar Bung Karno sejak saya SMP secara serius jadi secara ideologis ya PDIP adalah alat perjuangan saya, yaitu bukan sekedar organisasi tempat saya berkarir politik, bukan," ujarnya.

"Tapi organisasi perjuangan ideologis. Jadi kalau saya dipecat ya paling banter ya itu hanya akan menghapus status administratif saya sebagai anggota PDIP. Tapi ideologis saya sama. Pilihan saya secara politik yaitu pertimbangannya ideologis dan strategis ketika membentuk Prabu (relawan Prabowo-Budiman bersatu) kemarin," tandas Budiman mengakhiri.

 

 

 

 

Penulis: Olo

Category: NASIONALTags:
author
No Response

Comments are closed.