Diperiksa Bareskrim, Kamaruddin Simanjuntak Sebut Statusnya Tersangka Politisasi

Posted by : limitnew 14 Agustus 2023 Tags : kamaruddin simanjuntak , Kamaruddin Simanjuntak Tersangka
Kamaruddin Simanjuntak saat memberikan keterangan kepada wartawan sebelum pemeriksaan dirinya sebagai tersangka di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (14/8/2023). Limitnews/Istimewa

08/14/2023 19:36:23

JAKARTA – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri memeriksa Kamaruddin Simanjuntak, Senin (14/8/2023), sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Direktur Utama PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih.

Kamaruddin, pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), memenuhi panggilan penyidik Bareskrim dengan ditemani puluhan pengacara dari berbagai organisasi advokat dan lembaga bantuan hukum (LBH), seperti AAI, Peradi, Peradi RBT DPC Jakbar, PPHKI, PBHI, LBH IS, dan MUKI.

“Saya dan teman-teman diundang atau dipanggil sebagai tersangka ketika menjalankan tugas profesi advokat. Saya membela atau mendampingi klien saya yang bernama Rina Laowy dan anaknya,” kata Kamaruddin sebelum pemeriksaan.

BACA JUGA: Golkar, PAN, PKB Koalisi Gerindra Deklarasi Prabowo Calon Presiden

Dia menjelaskan kasus yang ditanganinya mengenai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami kliennya Rina Laowy, istri dari ANS Kosasih. Pembelaan itu dilakukannya dari mulai pengadilan tinggi sampai Mahkamah Agung dan sudah bergulir selama dua tahun.

Kamaruddin mengaku memiliki bukti-bukti tindak pidana yang dilakukan pelapor terhadap kliennya. Oleh karena itu, selain memenuhi panggilan penyidik, kedatangannya juga untuk mempertanyakan alasan penyidik menetapkan dirinya sebagai tersangka.

“Saya minta pertanggungjawaban Karo Bareskrim sama Adi Vivid, kenapa saya dijadikan tersangka dalam membela klien. Bukankah Pasal 16 Undang-Undang Advokat mengatakan bahwa menjalankan tugasnya tidak boleh diperiksa,” tegas Kamaruddin.

Ia juga mengaitkan penetapan status dirinya sebagai tersangka karena politisasi, seperti kasus Ferdy Sambo yang ditanganinya sebagai pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

“Saya di sini membela klien saya dengan anaknya. Saya diperlakukan dengan tidak baik macam politik berhubungan dengan putusan Ferdy Sambo bisa bersamaan kok,” katanya.

Sebelumnya, pada Rabu, 9 Agustus 2023, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sudah menetapkan Kamaruddin Simanjuntak sebagai tersangka atas laporan polisi yang dilayangkan ANS Kosasih.

Laporan ANS Kosasih diterima dengan nomor LP//B/1966/IX/SPKT/Polres Metropolitan Jakpus/Polda Metro Jaya tertanggal 5 September 2022.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Ahmad Ramadhan membenarkan pemanggilan dan pemeriksaan Kamaruddin Simanjuntak sebagai tersangka.

“Pemeriksaan masih berlangsung,” ujarnya.

BACA JUGA: Tambang, Pertambangan Korupsi Para Koruptor

Mengenai tudingan kriminalisasi dan politisasi yang disampaikan Kamaruddin atas penetapannya sebagai tersangka, Ramadhan menegaskan bahwa proses hukum sudah berjalan sesuai prosedur dan tidak ada unsur kriminalisasi.

“Terhadap perkara ini adalah berdasarkan laporan polisi dengan pelapor saudara AK tanggal 5 September 2022. Tahapan-tahapan penyelidikan dan penyidikan sudah dilalui sesuai prosedur, jadi tidak ada dari pihak penyidik mengkriminalisasi yang bersangkutan,” jelas Ramadhan.

 

 

 

 

Penulis: Herlyna

RELATED POSTS
FOLLOW US