Gegara Ade Armando, Puluhan Massa Demo Kantor DPW PSI Yogyakarta

Posted by : limitnew 4 Desember 2023 Tags : Ade Armando , DPW PSI Yogya Didemo , Gegara Ade Armando
Massa tergabung Paman Usman saat melakukan aksi demo di Kantor DPW PSI Yogyakarta, Senin (4/12/2023). Limitnews/Istimewa 

12/04/2023 17:36:42

YOGYAKARTA – Gegara pernyataan Ade Armando, puluhan massa Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta Untuk Sinambungan Keistimewaan (Paman Usman) mendemo kantor DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Jalan Miliran, Muja Muju, Kota Yogyakarta, Senin (4/12/2023) siang.

Massa membawa poster bergambar Ade Armando yang terlihat telah dicoret silang. Aksi massa ini buntut dari pernyataan politisi PSI Ade Armando yang menyinggung soal politik dinasti ada di DIY.

BACA JUGA: Jika Terpilih Anggota DPR RI, Nofel Saleh Hilabi Janji Salurkan Gaji dan Tunjangan ke Masyarakat

Dalam perjalanan menuju kantor DPW PSI DIY, massa sempat dihadang kepolisian yang berjaga. Ketegangan sempat terjadi beberapa saat. Setelah diskusi, tak berlangsung lama massa diizinkan untuk melakukan aksi di depan kantor DPW PSI DIY.

Tiba di depan kantor DPW PSI DIY, massa kemudian duduk di jalan dan sebagian bergantian berorasi. Sejumlah pengurus PSI DIY juga tampak keluar kantor menyambut massa.

Ketua Sekber Keistimewaan yang juga penginisiasi aksi, Widihasto menjelaskan tuntutan pihaknya kepada PSI yakni meminta langkah politik yang konkret terhadap Ade Armando.

“Tuntutan kami jelas, supaya PSI secara kelembagaan melakukan tindakan yang kongkret atas apa yang dilakukan kadernya, Ade Armando,” tegas Widihasto kepada wartawan, Senin (4/12/2023).

“Saya kira tidak bisa bahwa itu dikatakan sebagai tindakan pribadi Ade Armando, tidak bisa. Karena dia adalah caleg dan dia pengurus DPP. Harus ada sikap politik yang jelas dari PSI kepada Ade Armando,” lanjutnya.

Selain itu, lanjut Widihasto, pihaknya juga meminta aparat kepolisian untuk menangkap Ade Armando.

“Karena Ade Armando terindikasi telah melakukan penyebarluasan kabar bohong, yang itu tidak sesuai dengan fakta-fakta hukum,” terangnya.

BACA JUGA: Firli Bahuri Disebut Tambah Catatan Kelam Institusi Polri

Widihasto menegaskan, pihaknya memberikan waktu PSI selambat-lambatnya dua hari untuk menentukan sikap. Apabila tidak dilakukan maka pihaknya mengancam akan membersihkan alat peraga kampanye (APK) PSI dari DIY.

“Kita akan copot baliho-baliho PSI yang bertebaran. Ngapain dia bertengger di situ kalau kadernya menghina rakyat Jogja,” imbuh Widihasto.

Setelah kurang lebih satu jam berorasi secara bergantian, termasuk perwakilan PSI DIY juga memberikan keterangan kepada massa, kemudian massa membubarkan diri secara tertib.

 

Penulis: Redaksi

RELATED POSTS
FOLLOW US