Ingin Jadi Ketua Umum Partai Golkar? Harus Punya Modal Rp 600 Miliar







Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla. Limitnews/Istimewa

07/31/2023 16:22:43

JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Golkar periode 2004-2009 Jusuf Kalla menyebut, bahwa ongkos politik untuk dapat menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar bisa mencapai Rp 500 miliar hingga Rp 600 miliar.

Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla atau JK setelah mencuat kabar terkait rencana penyelenggaraan Munaslub Partai Golkar setelah Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam menilai Luhut Binsar Pandjaitan dan Bambang Soesatyo layak menggantikan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum melalui penyelenggaraan Munaslub.

"Kalau sekarang Anda (ingin) menjadi Ketua Golkar, jangan harap kalau Anda tidak punya modal Rp 500-600 miliar," kata Jusuf Kalla dalam seminar bertajuk "Pemuda untuk Politik" di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/7/2023).

BACA JUGA: Kejagung dalami Peran Airlangga Sebagai Menteri Terkait Kasus Kelangkaan Minyak Goreng

Namun, menurutnya hal tersebut tak hanya berlaku di Partai Golkar saja, melainkan juga di partai politik lainnya juga. 

"Hampir semua partai begitu, terkecuali partai yang pendirinya masih ada, kayak PDIP, Nasdem," ucap Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 itu.

Sebab, kata JK, pemilihan untuk menjadi ketua umum partai politik menelan biaya yang tidak sedikit.

"Tapi partai yang sudah go public, artinya pemilihannya (pemilihan menjadi ketua umum) itu butuh biaya besar," ujar dia.

BACA JUGA: Ormas dan LBH Nilai KPK Berwenang Periksa Kasus Korupsi di Basarnas

Sebelumnya, tiga ormas pendiri Partai Golkar, yakni Kosgoro 1957, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), juga meminta Airlangga Hartarto mundur dari posisi ketua umum DPP Partai Golkar.

Sementara, Airlangga Hartarto menilai tidak ada rencana penyelenggaraan Munaslub. Dia mendorong pihak-pihak yang ingin mencalonkan diri menjadi pimpinan Partai Golkar menunggu dilaksanakannya Musyawarah Nasional (Munas) pada 2024.

 

 

 

 

Penulis: Olo

Category: NASIONALTags:
author
No Response

Comments are closed.