Jenderal Angkat Tangan Tangkap Buronan Emilya Said dan Herwansyah




Gambar atas: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto. Bawah: DPO Emilya Said dan Herwansyah. Limitnews.net/Herlyna

11/09/2022 09:37:32

JAKARTA - Jenderal angkat tangan mencari dua tersangka daftar pencarian orang (DPO) suami istri yaitu Emilya Said dan Herwansyah. Keduanya sudah dinyatakan DPO sejak April 2021 oleh Subdit II Dit Tipidum Bareskrim Polri atas laporan Dewi Ariati dalam laporan Polisi: LP / B / 120 / II / 2016 / Bareskrim, tanggal 13 November 2016.

Emilya Said dan Herwansyah ditetapkan tersangka dalam Pasal 263, 266 KUHP, karena telah membuat akte perubahan susunan pengurus PT.  Aria Citra Mulia (ACM) tanpa sepengetahuan pemegang saham, sehingga melalui akte perubahan itulah tersangka Emilya Said dan Herwansyah melakukan pengambilalihan paksa hak-hak Dewi Ariati dan warisan anak-anak.

BERITA TERKAIT: Satgasus Merah Putih Dibubarkan, Kabareskrim Polri Diminta Tangkap DPO Emilya Said-Herwansyah

Sementara diketahui aset dan kekayaan PT. ACM mencapai lebih dari 2 triliun rupiah, yang saat ini dikelola tersangka DPO Emilya Said dan Herwansyah yang pengelolaannya dilakukan melalui tehnologi canggih yakni melalui satelit untuk menghindari pelacakan jejak digital penyidik Subdit II Dittipidum Bareskrim Polri.

“Sudah, ngga usah dibahaslah, ngeri! Kita kayaknya berbenturan dengan tembok,” ujar salah satu Jenderal di Mabes Polri yang tidak mau disebutkan namanya.

Sang Jenderal juga mengisahkan kalau kasus ini sudah sangat viral dan bahkan sudah dibahas di Komisi III DPR-RI. 

“Sudahlah, kita cari aman sajalah! Itu sudah perang bintang. Kasus ini sudah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Kepolisian RI dengan Komisi III DPR-RI, pada  bulan Januari 2022. Dihadapan anggota dewan terhormat Pak Kapolri sendiri sudah mengintruksikan kepada Pak Kabareskrim, namun sampai sekarang belum bisa ditangkap,” ujar sang Jenderal.

Sebelumnya, pada saat RDP Kepolisian dengan Komisi III DPR-RI, Senin tanggal 24 Januari 2022, Kapolri Jend Sigit Listiyo Bowo mendapat apresiasi yang luarbiasa dari anggota dewan atas paparan terkait kinerja Polri pada tahun 2021 dan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2022.

Namun ada satu yang kurang kata Supriansah, SH dari Praksi Partai Golkal.  Supriansah, SH mempertanyakan dua orang tersangka DPO yang belum ditangkap.  Supriansah mengungkapkan bahwa tersangka Emilya Said dan Herwasyah yang sudah dinyatakan tersangka DPO sejak tanggal 28 April 2021, namun pada bulan Juni 2021 masih menandatangni kontrak di Dumai.

“Almarhum HM Said Kapi memiliki 4 istri. Istri pertama dan istri kedua, yang pertama saya tidak hapal pak Kabreskrim. Istri kedua namanya Rahma memiliki 2 anak; namanya Emilia Said dan Sinta. Emilia Said menikah dengan Hermasyah. Kedua orang ini (Emilya Said dan Hermansyah) sudah ditetapkan DPO oleh BareskrimPolri (sambil menujukakn gambar kedua DPO) ini gambarnya saya perlihatkan supaya dilihat kawan media, ini sudah ada, ini sudah DPO ini,” kata Supriansah saat RDP.

“Ditetapkan DPO sejak bulan Mei 2021. Kedua orang ini telah menggelapkan tabungan 3 anak Dewi Ariati masing-masing  tabungan Rp100 miliar, berarti semuanya Rp.300 miliar. Namun Baru-baru ini di Dumai, Juni 2021 TerDPO masih menandatangani kontrak kegiatan perusahaannya. Artinya masih aktif melaksanakan kegiatan kontrak walaupun sudah DPO. Kemana kita cari ini pak Kabreskrim? Menurut informasi dari Keluarga korba bahwa Emilya Said dan Hermansyah berada di Apartemen Green Pramuka dan Amoris. Mereka berpindah-pindah,” ungkap Supriansah, SH, MH.

BERITA TERKAIT: DPO Rp 2 Triliun Emilya-Herwansyah Belum Ditangkap, Bareskrim Diduga Berbenturan dengan Satgasus Merah Putih

Lebih jauh Supriansah mengungkapkan terDPO Emilia Said dan Herwansyah membawa kabur uang perusahaan Rp 2 triliun.

“Kasihan, korban ini menderita sementara kedua ter DPO berpoya-poya,” imbuhnya.

 

Penulis: Herlyna

Category: NASIONALTags:
limitnews
No Response

Comments are closed.