Kejati Sumbar Eksekusi Satu Terpidana Korupsi Pembanguan Jalan Tol Sicincin

Terpindana Ricky Novaldi (tengah). Limitnews/Herlyna

08/02/2023 14:56:45

PADANG – Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kejati Sumbar) mengeksekusi satu orang terpidana atas nama Ricky Novaldi, S,ST, MH, Senin (31/7/2023).

Kepala Kejati Sumbar Asnawi, SH, MH melalui Aspidsus Hadiman, SH, MH mengatakan terpidana Ricky Novaldi (Ketua Satgas B) satu dari 13 terdakwa  Proyek pembangunan jalan tol ruas Padang – Pekanbaru Seksi Kapalo Hilalang – Sicincin – Lubuk Alung – Padang.

“Dari tiga belas orang terdakwa sudah turun kasasi sebanyak  sebelas orang. Dan dua orang lagi belum turun kasasi dan kami melakukan eksekusi sebanyak tiga orang dengan cara mereka menyerahkan diri dan sebanyak delapan orang lagi yang putusan kasasi sudah turun (inkracht) sudah dipanggil namun tidak hadir. Kami berharap agar menyerahkan diri karena kami sudah melakukan pemanggilan pertama namun tidak datang,” kata Aspidsus Hadiman,SH, MH, melalui relis yang diterima redaksi, Rabu (2/8/2023).

BACA JUGA: Kejati Sumbar Kembali Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Bibit Sapi

Hadiman mengatakan bahwa kejaksaan kembali melakukan pemanggilan kedua terhadap delapa terpidana, jika tidak datang maka akan dilakukan penangkapan secara paksa, dan jika tidak ditemukan maka akan dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Hadiman menjelaskan bahwa sejumlah 13 orang tersebut terlibat dalam perkara tipikor dalam perkara pelaksanaan pengadaan tanah pembangunan jalan tol ruas padang – pekanbaru seksi kapalo hilalang-sicincin-lubuk alung-padang (sta 4+200 – sta 36+600) di Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat berdasarkan. Berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung (MARI) No. 2229 K/Pid.sus/2023 tanggal 15 Juni 2023 yang pada intinya menerima kasasi tim Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Pariaman dan membatalkan Putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Padang nomor 09/Pid.sus.TPK/2022/Pn.pdg tanggal 24 Agustus 2022, yang menyatakan bebas.

Tetapi dalam Putusan Kasasi dinyatakan terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang TIPIKOR sebagaimana diubah dengan UURI nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UURI Nomor 31 Tahun 1999 tentang TIPIKOR Jo.Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dan dalam amar putusannya, dinyatakan : 1. menyatakan terdakwa I. Jumadi, ST, M.SC, 2. Terpidana II. Ricki Novaldi, S.ST,MH dan terdakwa III. Upik Suryati, S.SOS, MM telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secarabersama-sama.

“Sesuai dengan putusan kasasi para terdakwa masing-masing dijatuhi  hukuman selama 5 tahun dan pidana penjara dan denda masing-masing Rp.200 juta  Subsidiair 6 bulan pidana Penjara,” ungkap Hadiaman mantan Kajari Kota Mojokerto itu.

Hadiman mengungkapkan akibat perbuatan para terdakwa telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 27,4 miliar.

BACA JUGA: Prabowo Subianto Melejit, Elektabilitas Partai Gerindra Capai 15,8 Persen

 

 

 

 

Penulis: Herlyna

RELATED POSTS
FOLLOW US