Oknum Kades Inisial AS di Dairi Diduga Terlibat Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tidak Sesuai RDKK




Ilustrasi. Limitnews/Istimewa

08/27/2022 11:05:43

DAIRI – Oknum Kepala Desa inisial AS di Kabupaten Dairi diduga terlibat penyaluran pupuk bersusidi secara ilegal tidak sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Pasalnya, AS disebut-sebut memperoleh pupuk bersubsidi dari Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Menurut sumber limitnews.net, Jumat (26/8/2022), oknum Kepala Desa di Desa Sigedang tersebut diduga menyalahgunakan kekuasaannya sebagai Kades mengarahkan pupuk ke wilayahnya di sebuah gudang jagung.

“Kades itu diduga sudah memperoleh pupuk bersubsidi tidak sesuai peruntukan RDKK dengan memanfaatkan jabatannya sebagai Kades. Pupuk yang seharusnya untuk warga Tanah Karo justru beralih ke Dairi. Ini harus diusut,” kata sumber limitnews.net tersebut.

BACA JUGA: Sertifikat RDKK Palsu Diduga Beredar di Kabupaten Karo

Menurut sumber tersebut, oknum Kades AS sudah melanggar Peraturan Menteri Pertanian Nomor 41 Tahun 2021.

“Untuk kita kita mendesak Polda Sumut mengusut Kades AS, dan jika terbukti dijerat hukum pidana karena Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisda (KP3) belum optimal,” ujarnya.

BACA JUGA: Kapolda Sumut Diminta Sidak Galian C di Kabupaten Dairi

Seperti diketahui, pelaku penyalahgunaan pupuk bersubsidi bisa disangkakan melakukan dugaan tindak pidana ekonomi dan atau memperdagangkan barang dalam pengawasan dan/atau penetapan pupuk bersubsidi sebagai barang dalam pengawasan dan/atau pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian dan/atau alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun anggaran 2021 dan/atau tindak pidana membuat dan/atau menggunakan surat palsu dan/atau tindak pidana korupsi dan/atau tindak pidana pencucian uang.

Terkait hal di atas, Kades AS saat dikonfirmasi limitnews dari Bekasi, Jumat (26/8/2022), baik melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp (WA), Kades AS tidak menjawab konfirmasi limitnews.net.

 

Penulis: Viktor/Olo

Category: NASIONALTags:
limitnews
No Response

Comments are closed.