Peran Pendoktrin, AS Jabat Menteri Pendidikan di Ormas Khilafatul Muslimin




Aparat kepolisian saat menurunkan plang Khilafatul Muslimin di Solo. Limitnews/Istimewa

06/14/2022 11:13:07

JAKARTA - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap satu orang tokoh organisasi masyarakat Khilafatul Muslimin berinisial AS (74) di Mojokerto, Jawa Timur.

Selain berperan sebagai pendoktrin ajaran khilafah, AS juga menjabat dalam ormas Khilafatul Muslimin sebagai Menteri Pendidikan. Hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Senin (13/6/2022).

"Iya, ada ditangkap satu lagi (AS-red) di Mojokerto yang berperan bagian kewenangan doktrin-doktrin kaitannya dengan khilafah, dia sebagai Menteri Pendidikan," kata Kombes Zulpan.

BACA JUGA: Pasca Pimpinan Ditangkap, Polisi: Kegiatan Khilafatul Muslimin Bertentangan dengan Pancasila

BACA JUGA: Miris, Hakim Tipikor Banda Aceh Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Rp 13,3 Miliar

Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga telah menangkap empat orang tokoh penting Khilafatul Muslimin di sejumlah kota pada Sabtu (11/6/2022).

Zulpan menambahkan empat orang itu memiliki peran berbeda pada organisasi Khilafatul Muslimin. Di antaranya AA sebagai Sekretaris Khilafatul Muslimin yang menjalankan operasional dan keuangan.

IN yang ditangkap petugas di Lampung, berperan menyebarkan doktrin melalui sistem pendidikan dan juga pelatihan yang dilakukan ormas Khilafatul Muslimin.

"F yang ditangkap di kota Medan sebagai penanggung jawab keuangan dan pengumpul dana Khilafatul Muslimin. Di Bekasi insialnya SW perannya sebagai pengurus dan pendiri Khilafatul Muslimin bersama pimpinan tertinggi mereka," kata Zulpan.

 

Penulis: Olo Siahaan

Category: NASIONAL
limitnews
No Response

Comments are closed.