PPI Nilai Prabowo-Gibran Menggempur Basis Suara PDIP

Posted by : limitnew 27 Januari 2024 Tags : Prabowo-Gibran , Prabowo-Gibran Menggempur
Capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Limitnews/Istimewa

JAKARTA – Parameter Politik Indonesia (PPI) menilai, saat ini pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berusaha sekuat tenaga merebut suara di kandang PDI Perjuangan.

Pasalnya, Prabowo-Gibran, Sabtu (27/1/2024), berkampanye akbar di Subang, Jawa Barat, dan Bali. Prabowo-Gibran dinilai tengah mencoba menggempur basis PDIP di dua wilayah tersebut.

“Jelas itu strategi untuk menggempur kandang banteng. Tinggal adu kuat apa bisa Prabowo-Gibran bisa mengalahkan dominasi basis merah di sana. Tentu waktu dan kerja politik lah yang akan menjawab segalanya,” kata Direktur PPI Adi Prayitno saat dihubungi wartawan, Sabtu (27/1/2024).

BACA JUGA: Biar Jelas, Jokowi Tunjukkan Print-an UU Pemilu Presiden Boleh Kampanye

Menurut Adi, adalah hal wajar Prabowo-Gibran menggempur basis PDIP. Menurutnya, keduanya tidak ada pilihan lain untuk menggenjot elektabilitasnya.

“Tak ada pilihan lain bagi Prabowo-Gibran untuk terus menggenjot elektabilitas selain menggempur basis-basis rival. Karena dua rivalnya AMIN dan Ganjar-Mahfud juga melakukan hal serupa menggempur basis Prabowo-Gibran di berbagai tempat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Adi menilai sejauh ini belum pernah ada kader PDIP yang mencoba merebut suara di basis PDIP. Dia pun menilai Gibran, sebagai kader PDIP, belum terlalu kuat untuk bisa meraih suara di basis PDIP.

“Selama ini belum ada. Ini baru pertama kalinya kader PDIP, Gibran, berusaha merebut suara di kandang banteng. Harus diakui Gibran relatif pendatang baru dan tak terlampau mengakar di basis PDIP. Beda dengan Jokowi yang memang dapat simpati di pemilih PDIP. Karena itu, untuk merebut basis merah satu-satunya cara memang harus melibatkan Jokowi secara langsung,” jelasnya.

BACA JUGA: KPK Didesak Tetapkan Tersangka Kasus Anggaran Siluman Rp 96 Miliar di DPRD Kabupaten Bekasi

Lantas mampukah Prabowo-Gibran merebut suara di basis PDIP? Adi Prayitno mengaku pesimistis. Dia beralasan loyalitas kader-kader PDIP di kandang banteng relatif tinggi.

“Ada kecenderungan mengeras basis-basis PDIP itu. Karena memang loyalitas kadernya teruji. Oleh karena itu, ketika ada Gibran yang notabenenya anak Jokowi, tentu akan jadi batu uji bagi kader-kader PDIP di bawah apakah iman politik kian mantab tak tergoyahkan atau perlahan masuk angin? Tentu kerja politik dan waktu yang bisa menjawab,” tandas Adi Prayitno.

 

Penulis: Redaksi

RELATED POSTS
FOLLOW US