Warganet Kecam Anggota Komisi III DPR RI Syarifuddin Suding




Anggota Komisi III DPR RI, Syarifuddin Suding saat memaparkan motif pembunuhan Brigadir J pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Limitnews/Istimewa

08/28/2022 10:33:45

JAKARTA – Warganet mengecam anggota Komisi III DPR RI, Syarifuddin Suding yang berupaya menggiring motif pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Politisi PAN Syarifuddin Suding saat itu menjelaskan bahwa Brigadir J benar-benar melakukan pelecehan terhadap Putri Candrawathi (PC). Ironisnya, Suding menceritakan terkesan berdasarkan pengakuan tersangka Kuat Ma'ruf, bukan berdasarkan bukti CCTV di rumah Ferdy Sambo di Magelang.

BERITA TERKAIT: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Dilaporkan ke Bareskrim Pembuat Laporan Palsu

Berikut kecaman warganet kepada Syarifuddin Suding dikolom komentar Video Facebook Infomedia.tv seperti dilansir limitnews.net, Minggu (28/8/2022).

“Hahahahaaa...culun banget ya para DPR kita di zaman now nich. Habis sich dah pada dapat UANG SALJU,” tulis akun Pgrplus.

“Cerita baru dari Komisi 3...Runut sekali...Seperti dia yang mengarang...Cerita ini...Penekanannya ...Emosi...Tentu ini akan menjadi pertimbangan hakim...,” tulis akun Mulyadi Afrinal Tanjungbajuree.

“Pak...apapun ceritanya, FS dkk adalah pembunuh yang sangat kejam. Saya tidak masuk akal ada pelecehan. Ini semua skenario,” kata akun Daman Harefa.

“Sepertinya skenario baru supaya motif aslinya kabur,” kata akun Parningotan Pandiangan.

“Bubarkan aja DPR,” tulis akun Sabar Gultom.

BERITA TERKAIT: Ferdy Sambo Dipecat dari Polri dengan Tidak Hormat

“Cerita seperti ini kenapa gak dari awal. Jelas ngarang ini,” tulis akun Maria Soesi.

“DPR yg terhormat ngerti nga kalau pelecehan tidak ada, itu sudah dinyatakan batal, anda harusnya tidak pantas jadi wakil rakyat Indonesia,” tulis akun Rosida Purba.

“Kita masyarakat tetap tidak bisa melihat cctv kejadian sebenarnya supaya kita percaya pemaparan komisi 3. Anda tidak pantas menjadi wakil rakyat. Saya tetap tidak percaya akan apa yang anda paparkan. Kami percaya pak Kamaruddin Simanjuntak,” tulis akun Nismahwati Singarimbun.

“Koq rupanya bapak seakan-akan berada di lokasi...,” tulis akun Eva Marentek New.

“Ngabisin anggaran aja ini rapat. Apa mereka ini masih layak 2024?,” tulis akun Ajon Panjaitan.

BERITA TERKAIT: Kapolri: Motif Pembunuhan Brigadir J Terkait Kesusilaan

“Ini bapak kok begok ya, kasus yg sdh ditutup kok diulang lagi. Sebaiknya bapak ini haru diperiksa, mungkin ada yang tak enak ini, telusuri lebih dalam. Alloh huakbar,” tulis akin Kling Kui.

“Kan udah diakui bahwa itu Cuma rekayasa lantas kenapa harus diulangi lagi oleh pak DPR. To the point aj nih! Pak DPR ini dipihak rakyat atau yang berkuasa saja,” tulis akun Benny Gustia Pratama.

“Sepertinya DPR tak perlu lagi ada..kalo bisa bubarkan aja, seharusnya presiden ambil alih saja kasus FS limpahkan ke TNI baru masyarakat percaya,” tulis akun Rodio.

“Sejak awal pak dewan skenarionya direkayasa, ngapain lagi dikarang cerita lagi rekayasa di magelang,” tulis akun Uspetirjo T. Oinan Tirjo.

“Drama baru,” tulis akun Paduar Sinaga.

“Sengaja dewan yang terhormat ini membuat skenario baru lagi, supaya nanti di persidangan para tersangka ini jawabannya sama dan memang inilah yang mereka bangun, makanya memperlambat hadir karena belum ada skenario yang pas,” tulis akun Regar Jons.

“Suding ini sepertinya pengacara dari Putri ya, kronologi kejadiannya beliau tau semuanya,” tulis akun Paul Lory.

“Itu kan kronologi dari para tersangka,” tulis akun Yanti Bayu Gabe.

“Bubar aja DPR dengan hormat...Sudah jelas ini mengarang...Gimana ne bos bos...,” tulis akun Lersidawati Saragih Mnrk.

BERITA TERKAIT: Kisah PC, Dari Pelapor, Saksi Hingga Jadi Tersangka

“Tidak ada lagi orang yang percaya dengan cerita mu itu. Siapa pun bisa cerita apalagi saksinya sudah meninggal yaitu Yosua. Semua rekayasa dari awal,” tulis akun Serindu.

“Kok jadi pihak luar yang ingin merusak institusi Polri, padahal dah jelas dari dalam. Wah ini ngarang lagi pak Suding,” tulis akun Toha Kesra.

Dari 9,1 ribu komentar pada postingan Infomedia.tv tersebut, hanya satu dua komentar yang setuju atau sependapat dengan Syarifuddin Suding.

 

 

Penulis: Olo/Tom

Category: NASIONALTags:
limitnews
No Response

Comments are closed.